Indonesia Tegaskan Posisi Netral dan Siap Jadi Penengah di Tengah Ketegangan AS-Israel-Iran

- Jumat, 06 Maret 2026 | 23:00 WIB
Indonesia Tegaskan Posisi Netral dan Siap Jadi Penengah di Tengah Ketegangan AS-Israel-Iran

Kedua, komunikasi diplomatik digencarkan. Pemerintah aktif berbicara dengan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah. Tujuannya dua: mendorong dialog dan menyatakan kesiapan Indonesia jika diminta jadi mediator.

Menurut Santo, dalam sepekan terakhir ini saja, Menteri Luar Negeri Sugiono sudah melakukan sejumlah komunikasi penting lewat telepon. Rekannya dari Iran, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi telah dihubungi. Tak ketinggalan, Presiden Prabowo Subianto juga disebut telah berbicara dengan pimpinan UEA, Emir Qatar, dan Raja Yordania.

Di sisi lain, ada langkah ketiga yang tak kalah krusial: perlindungan WNI. Ini jadi prioritas utama di tengah gejolak. Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan perwakilan RI di negara-negara terdampak untuk memastikan keselamatan warga kita di sana.

Mereka juga bersiap-siap untuk skenario terburuk.

Jadi, sambil menjaga netralitas dan berupaya jadi penengah, pemerintah juga mengawasi dengan ketat keselamatan warganya sendiri. Sebuah langkah yang berusaha menjaga keseimbangan di tengah situasi yang serba tidak pasti.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar