Jakarta – Menjelang Lebaran, harapan para pengemudi ojek online (ojol) selalu menguat. Kali ini, untuk THR 2026, mereka punya permintaan yang sederhana: kejelasan dan kelayakan. Bukan sekadar pemberian, tapi besaran yang pantas dengan jerih payah mereka di jalan.
Widodo, salah satu driver yang biasa mangkal di sekitar Stasiun Palmerah, mengungkapkan hal itu saat kami temui Jumat lalu (6/3/2026). Suaranya terdengar penuh harap, tapi juga sedikit gamang. Pasalnya, informasi soal bonus Lebaran dari perusahaan aplikasi kerap datang mendadak, tanpa kepastian yang jelas di awal.
"Kalau bisa ya ada kejelasan dari kantor untuk THR driver. Jadi kami juga bisa sedikit terbantu untuk Lebaran," ujarnya.
Menurutnya, skema pemberian THR itu sebaiknya mempertimbangkan kinerja. Bukan cuma soal lama bergabung, tapi lebih ke tingkat keaktifan dan jumlah perjalanan yang sudah diselesaikan driver dalam periode tertentu. Logikanya sederhana: semakin rajin bekerja, seharusnya semakin besar pula apresiasinya.
Soal angka, kabar yang beredar di kalangan driver memang beragam. Ada yang bilang bisa ratusan ribu, tapi untuk yang super aktif, angkanya bisa menembus lebih dari satu juta rupiah. Widodo sendiri mendengar kisaran Rp300 ribu sampai Rp1 juta.
"Ya cukup membantu," katanya singkat.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Pertamina Jelaskan Soal Cadangan BBM untuk Cegah Panic Buying
Azerbia Tuduh Iran Serang Bandara Nakhchivan, Teheran Bantah dan Sebut Provokasi
Trump Isyaratkan Kemungkinan Aksi Militer ke Kuba Setelah Iran
Polisi Tangkap Tujuh Anggota Geng Sparta Pelaku Pengeroyokan di Gresik