Nah, kalau soal tarif dagang, ada fakta menarik yang mungkin luput dari perhatian publik. Jokowi menyebut, justru ada banyak komoditas yang dibebaskan dari pungutan.
"Yang kedua mengenai tarif, beliau juga jelaskan bahwa tarif itu yang justru lebih banyak itu adalah yang 0% karena ada 1.800 item komoditi barang yang diberikan bebas tarif 0%. Ini yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat,"
jelasnya panjang lebar.
Dia melanjutkan, kebijakan tarif ini sangat krusial. Tujuannya untuk mendongkrak ekspor ke pasar AS. Apalagi, neraca dagang Indonesia dengan Amerika sudah surplus. Angkanya cukup fantastis, sekitar 18 miliar dolar AS.
"Kemudian pentingnya tarif bagi kita ya agar ekspor kita ke Amerika semakin banyak karena kita dengan Amerika sudah surplus seingat saya kurang lebih 18 billion US Dollar. Saya kira ini sebuah angka yang sangat besar yang itu bisa kita tingkatkan lagi surplusnya,"
pungkas Jokowi.
Artikel Terkait
Azizah Salsha Lanjutkan Proses Hukum Meski Sudah Memaafkan Resbob dan Bigmo
Israel Tuduh Iran Gunakan Bom Tandan dalam Serangan, Sebut Kejahatan Perang
Israel Tuding Iran Gunakan Bom Tandan dalam Serangan Terbaru
Kepala Lapas Pasir Pangarayan Bantah Pungli Rp5 Juta per Blok untuk Ponsel