London, Jumat dini hari tadi, menyaksikan kejutan lain di Liga Inggris. Tottenham Hotspur, sang tuan rumah, justru tumbang di kandang sendiri. Crystal Palace berhasil membawa pulang tiga poin penuh dengan skor telak 3-1 dalam laga derbi London yang panas itu.
Padahal, semuanya berjalan mulus untuk Spurs di babak pertama. Dominic Solanke berhasil memecah kebuntuan di menit ke-34, membawa timnya unggul. Suasana di Stadion Tottenham pun langsung bergemuruh. Namun, angin berubah hanya empat menit kemudian. Micky van de Ven menerima kartu merah, meninggalkan anak-anak asuh Igor Tudor dengan sepuluh pemain.
Momen itu menjadi titik balik. Palace, yang dibesut Oliver Glasner, langsung menekan. Tak butuh waktu lama, mereka menyamakan kedudukan lewat titik putih. Ismailla Sarr, eksekutor yang cool, tak menyia-nyiakan peluang dari penalti di menit ke-40.
Dan babak pertama itu benar-benar jadi mimpi buruk bagi Spurs. Di masa injury time, The Eagles mencetak dua gol lagi dalam tempo singkat. Jargen Strand Larsen melesakkan bola ke gawang pada menit 45 1'. Belum reda kekacauan di lini belakang Spurs, Sarr kembali menggoyang jala pada menit 45 7', menyelesaikan brace-nya sekaligus mengubur harapan tuan rumah.
Babak kedua? Relatif lebih tenang. Palace tampak puas mengamankan keunggulan, sementara Spurs kesulitan menembus pertahanan yang rapat. Tak ada gol tambahan yang tercipta.
Artikel Terkait
Survei: Mayoritas Publik AS Nilai Trump Semakin Tidak Stabil di Tengah Ketegangan dengan Iran
Fadli Zon Bahas Strategi Paviliun Indonesia untuk Comeback di Venice Biennale 2026
Fitch Turunkan Outlook Kredit Indonesia, Pemerintah dan BI Tegaskan Fundamental Masih Kuat
Polisi Identifikasi Pelaku Aksi Zig-zag Mobil di Tol Becakayu