Di tengah suasana Ramadan, PT Sido Muncul kembali menunjukkan kepeduliannya. Perusahaan jamu dan farmasi itu baru saja menyalurkan bantuan senilai Rp 200 juta. Bantuan itu ditujukan untuk seribu anak yatim di Jakarta, sebagai wujud berbagi kebahagiaan.
Acara penyerahan berlangsung di House of Jamu, Jakarta, Kamis lalu. Direktur Sido Muncul, H.C. Irwan Hidayat, hadir langsung.
"Berbuat kebaikan sama sesama, apalagi sama orang-orang yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan ini," ujar Irwan.
Dia menambahkan, Ramadan adalah bulan penuh berkah. Karena itu, momen ini dianggapnya sebagai kesempatan emas untuk berbuat baik. Menurutnya, bantuan sekecil apapun pasti akan terasa manfaatnya bagi yang menerima.
Irwan juga menyempatkan diri memberi pesan kepada anak-anak yang hadir. Pesannya sederhana namun mendasar: asah terus kemampuan intelegensi dan jaga akal budi. Dua hal itu, katanya, adalah pondasi kesuksesan.
"Saya bisa mengelola Sido Muncul dengan intelegensi yang diberikan Tuhan dan akal budi. Akal budi itu hukumnya cuma satu, berbuatlah seperti ingin diperlakukan. Itu yang saya lakukan ketika saya mengelola Sido Muncul ini," jelasnya.
"Bahwa Tuhan itu pasti sudah memberi dua bekal yang bisa membawa semua orang itu. Pertama sehat, kedua bisa hidup layak. Pasti bisa hidup sehat dan hidup layak," sambung Irwan.
Di sisi lain, dia mengingatkan untuk menjauhi sikap rakus. Sikap itu, menurutnya, justru merusak.
"Nah kalau nggak sehat itu karena rakus. Kebanyakan makan itu membuat kita jadi sakit. Yang kedua kalau dunia ini dikelola dengan baik-baik, dengan tidak rakus, saya rasa semua orang bisa hidup," tuturnya.
Irwan optimis. Jika setiap orang berpegang pada intelegensi, akal budi, dan menjauhi kerakusan, akan lahir lebih banyak orang sukses.
"Akal budi itu rumusnya cuma satu tadi, berbuat seperti engkau ingin diperlakukan. Saya rasa kalau semua orang melakukan itu, semua orang bisa hidup layak, bisa happy lah. Ya, supaya dicintai, ya mencintai," paparnya.
Di akhir wawancara, dia menyampaikan harapan untuk Ramadan tahun ini. Irwan berharap seluruh umat Muslim bisa menjalankan ibadah dengan tenang hingga Lebaran tiba.
"Ya harapannya semua bisa. Pertama ya, bisa melaksanakan puasa sampai selesai. Kedua, bisa merayakan Lebaran aman, selamat, dan tidak ada bencana alam. Ini kan musim hujan. Dan saya berharap nanti meskipun terjadi krisis global dengan cara mengelola yang sudah dilakukan yang baik dan kekayaan alam kita, mudah-mudahan itu tidak memberi dampak yang luar biasa bagi negeri ini," harap Irwan.
Rupanya, kegiatan berbagi ini belum berakhir. Menjelang Lebaran nanti, pihaknya berencana menyalurkan bantuan serupa untuk seribu kaum duafa di Semarang, Jawa Tengah.
"Nanti tanggal 12 nanti di pabrik kepada 1.000 kaum duafa. Di sini seribu, di pabrik seribu," jelasnya singkat.
Respons dari penerima bantuan pun sangat positif. Nuril Anwar, perwakilan Yayasan Al Andalusia, mengaku bersyukur. Bantuan dari Sido Muncul ini bukanlah yang pertama kalinya.
"Kami sampaikan kepada PT Sido Muncul terima kasih banyak atas program yang sangat luar biasa yang diselenggarakan setiap bulan Ramadan. Program ini harus dipertahankan sampai kapanpun dan juga bisa dijadikan contoh kepada perusahaan-perusahaan lain," kata Nuril.
Menurutnya, bantuan seperti ini adalah kontribusi nyata yang sangat membantu, khususnya bagi pekerja miskin dan anak yatim.
Dana yang diterima, lanjutnya, akan dipakai untuk menunjang operasional yayasan selama Ramadan. Mulai dari kebutuhan makan, minum, sahur, hingga persiapan menyambut Lebaran bagi anak-anak asuhnya.
"Saya kira uang-uang yang dipakai ini untuk di bulan Ramadan mungkin untuk operasional, makan, minum, sahur, dan juga mungkin persiapan Lebaran," ucap Nuril.
Perasaan senada diungkapkan Siti Zubaedah dari Pundi Amal Dermawan Indonesia. Dia juga menyampaikan terima kasih yang mendalam.
"Kami juga mengucapkan terima kasih juga kepada Bapak Irwan Hidayat atas bantuannya kepada adik-adik binaan kami yaitu dari Pundi Amal dan Mawar Indonesia," tutup Siti.
Adapun bantuan Sido Muncul kali ini disalurkan ke sejumlah lembaga. Daftarnya antara lain Al-Ikhlas Cipete, Mizan Amanah Cilandak, Yayasan Al-Andalusia, Panti Asuhan Yos Sudarso, Pundi Amal Dermawan Indonesia, Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Muslim Nusantara Foundation, dan beberapa majelis taklim serta kelurahan.
Artikel Terkait
ASWGI Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Kampus sebagai Masalah Struktural
Kemenkumham DKI Luncurkan Program Kampung REDAM di Tujuh Kelurahan Rawan Konflik
Hari Karyuliarto Bela Diri di Sidang LNG, Minta Bebas Murni
DPR Desak Investigasi Independen Usai 12 Warga Sipil Tewas dalam Operasi TNI di Papua