"Kemudian kontainer itu mencoba melakukan pengereman namun terjadi gangguan dan selanjutnya menabrak kendaraan pikup dan kemudian terjadi kecelakaan beruntun,"
ujar Joko prihantono menerangkan runtutan peristiwa yang berlangsung cepat itu.
Akibatnya sungguh parah. Tabrakan beruntun itu tak hanya melibatkan sepuluh kendaraan. Lebih tragis lagi, dua nyawa melayang. Empat orang lainnya mengalami luka-luka, baik ringan maupun berat, dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Meninggal ada dua orang yaitu pengemudi dan kernet mobil bak terbuka,"
kata Joko menambahkan kabar duka tersebut.
Kejadian ini kembali menyoroti betapa krusialnya keselamatan berkendara, terutama bagi kendaraan berat yang melintasi jalur padat seperti Cipularang. Malam yang semula biasa saja, berakhir dengan duka dan kepiluan bagi keluarga korban.
Artikel Terkait
Organisasi Kepemudaan Golkar dan UMNO Malaysia Perkuat Kerja Sama, Respons Ketegangan Timur Tengah
Komisi III DPR Gelar RDPU Kasus Nabilah Obrien, Korban Laporan yang Jadi Tersangka
Wakil Ketua MPR: Ketergantungan Migas RI pada Timur Tengah Hanya 20 Persen
FPI Desak Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace, Presiden Beri Sinyal Pertimbangkan