Samudra Hindia jadi saksi sebuah insiden militer yang cukup serius. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, baru-baru ini mengonfirmasi bahwa sebuah kapal selam Amerika berhasil menenggelamkan kapal perang Iran di kawasan perairan internasional. Hegseth tak ragu memuji aksi itu, menyebutnya sebagai bukti nyata jangkauan global Amerika dalam konflik yang sedang berlangsung melawan Iran.
"Sebuah kapal selam Amerika menenggelamkan kapal perang Iran yang mengira dirinya aman di perairan internasional. Sebaliknya, kapal itu ditenggelamkan oleh torpedo,"
Begitu penjelasan Hegseth kepada para wartawan, seperti dilansir AFP, Rabu lalu.
Di sisi lain, kabar dari Sri Lanka justru memilukan. Otoritas setempat menyatakan mereka telah berhasil menyelamatkan 32 awak dari fregat IRIS Dena. Sayangnya, nasib 148 pelaut lainnya masih gelap. Mereka dinyatakan hilang, dan harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat terpaksa diakui sangat kecil.
Artikel Terkait
Warga Tangkap Penjambret di Parung Usai Aksi Tarik Tas Bikin Korban Oleng
Anggota DPR Janji Bawa Aspirasi Petani dan Nelayan Sidoarjo ke Paripurna
Jemaah Iran Menghilang di Tanah Suci, Diduga Terkait Ketegangan Geopolitik
Bayi Dua Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk, Disertai Surat Pilu dari Kakak 12 Tahun