Grab Salurkan Bonus Lebaran Rp 100 Miliar untuk Driver, Tertinggi Rp1,6 Juta

- Rabu, 04 Maret 2026 | 22:30 WIB
Grab Salurkan Bonus Lebaran Rp 100 Miliar untuk Driver, Tertinggi Rp1,6 Juta
Bonus Hari Raya 2026 untuk Driver Online

Grab Gandakan Anggaran Bonus Hari Raya 2026, Siap Salurkan Rp 100 Miliar Lebih

MAKASSAR, MURIANETWORK.COM Kabar gembira untuk mitra driver transportasi online. Pemerintah lewat Kemenko Perekonomian dan Kemnaker baru saja meresmikan program Bonus Hari Raya (BHR) untuk tahun 2026. Langkah ini langsung disambut positif oleh sejumlah platform, salah satunya Grab Indonesia.

Yang menarik, Grab tak tanggung-tanggung. Mereka menggelontorkan anggaran hingga Rp 100–110 miliar untuk BHR tahun depan. Angka itu dua kali lipat lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Sebuah peningkatan yang cukup signifikan.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyatakan program ini adalah bentuk apresiasi mereka.

“Program ini disusun berbasis produktivitas dan ditujukan agar manfaatnya dirasakan langsung menjelang Hari Raya,” ucap Neneng.

Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk membangun ekosistem ekonomi digital yang adil dan inklusif. “Ini sekaligus membuka lebih banyak kesempatan berusaha bagi masyarakat di berbagai daerah,” tambahnya.

Neneng menekankan, model kemitraan fleksibel yang mereka usung memang bertujuan memberi ruang lebih luas. Banyak orang, katanya, bisa memanfaatkannya untuk menopang kebutuhan keluarga sehari-hari.

“Pada tahun 2026, Grab meningkatkan alokasi anggaran BHR dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu menjadi sebesar Rp100-110 Miliar,” jelasnya lagi.

Dana yang membengkak itu bukan cuma untuk memperkuat program, tapi juga untuk memperbaiki struktur nominalnya. Jadi, manfaatnya diharapkan bisa lebih terasa.

Mekanismenya sendiri dibagi jadi tujuh kategori, baik untuk driver roda dua maupun roda empat. Penentuan kategorinya berdasarkan produktivitas dan aktivitas mitra selama periode penilaian.

“Untuk kategori penerima tertinggi, mitra GrabBike dapat menerima hingga Rp850.000 dan mitra GrabCar hingga Rp1.600.000,” papar Neneng.

Di sisi lain, untuk kategori nominal terendah, terjadi peningkatan yang cukup tajam. Nilainya naik tiga kali lipat jadi Rp150.000 untuk GrabBike dan Rp200.000 untuk GrabCar. Penyesuaian ini dilakukan agar apresiasi lebih pas dengan tingkat produktivitas yang beragam.

Bonus rencananya akan cair paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran. Mitra bisa mengecek status penerimaannya dengan transparan lewat aplikasi GrabDriver.

Lalu, bagaimana cara menentukan siapa yang dapat berapa? Skemanya menggunakan indikator produktivitas. Mulai dari jumlah order yang diselesaikan, konsistensi, sampai kualitas pelayanan. Pendekatan berbasis kinerja ini diyakini lebih proporsional.

“Sebagai platform dengan model kemitraan yang memberikan kebebasan bagi mitra untuk menentukan waktu dan intensitas aktivitasnya, Grab memahami bahwa pola partisipasi bersifat dinamis,” ujarnya.

Data internal per Desember 2025 menunjukkan, dari sekitar 3,7 juta mitra terdaftar, yang aktif dalam sebulan berkisar 700-800 ribu driver. Angka ini fluktuatif, tergantung kebutuhan dan preferensi masing-masing orang.

“Karakter fleksibel inilah yang menjadi ciri utama ekosistem gig economy. Oleh karena itu, kebijakan BHR dirancang dengan mengacu pada data produktivitas aktual mitra,” tegas Neneng.

“Sejalan dengan pendekatan tersebut, seluruh Mitra Pengemudi Aktif dengan tingkat produktivitas tinggi yang berjumlah lebih dari 400.000 Mitra Pengemudi menerima BHR sebagai bentuk penghargaan tulus atas kontribusi dan konsistensi mereka di platform kami,” lanjutnya.

BHR juga punya dimensi sosial yang lebih luas. Data Grab menyebut, sekitar separuh mitranya sebelumnya adalah korban PHK atau belum punya penghasilan tetap. Selain itu, ada 182.500 mitra perempuan banyak di antaranya ibu tunggal dan lebih dari 700 mitra penyandang disabilitas yang aktif.

Keragaman ini menunjukkan peran platform sebagai sumber peluang ekonomi yang inklusif.

Tak cuma uang, Grab juga menyiapkan apresiasi lain. Mereka meluncurkan program “Perjalanan Bermakna dengan Umrah Gratis”. Sebanyak 105 paket umrah dengan total nilai Rp 5 miliar disiapkan untuk mitra berprestasi dari berbagai penjuru Indonesia.

Program ini diberikan sebagai penghargaan atas dedikasi mereka melayani pelanggan.

Perusahaan menegaskan, BHR murni bentuk apresiasi dan itikad baik, di luar penghasilan reguler yang diterima mitra. Program ini akan terus dievaluasi agar tetap relevan dan berkelanjutan.

“Di balik jaket dan helm yang dikenakan mitra kami setiap hari, ada keluarga yang menjadi semangat mereka. Harapan kami sederhana: semoga dukungan ini dapat membantu menghadirkan Hari Raya yang lebih hangat dan penuh makna,” tutur Neneng menutup pembicaraan.

Dalam konferensi pers terpisah, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut BHR 2026 secara nasional menyasar sekitar 850.000 mitra driver aktif. Lebih dari 400.000 di antaranya berasal dari ekosistem Grab.

Sementara Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan skema BHR memang mempertimbangkan fleksibilitas kerja di sektor digital. Makanya, besaran bonus disesuaikan dengan keaktifan dan produktivitas masing-masing mitra.

Intinya, program ini diharapkan bisa jadi penyemangat tambahan bagi para driver yang sehari-hari menggerakkan roda perekonomian kita. Mari kita tunggu realisasinya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar