ASDP Hentikan Sementara Layanan Penyeberangan ke Bali untuk Hormati Nyepi

- Rabu, 04 Maret 2026 | 19:40 WIB
ASDP Hentikan Sementara Layanan Penyeberangan ke Bali untuk Hormati Nyepi

Koordinasi dengan BMKG juga diperketat. Pasalnya, cuaca ekstrem masih mengintai. BMKG memprediksi hujan intensitas tinggi masih mungkin terjadi di Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Gelombang laut kategori sedang dengan ketinggian 1,25 sampai 2,5 meter juga diperkirakan terjadi di perairan selatan Jawa hingga NTT sekitar Maret-April.

Untuk mengantisipasinya, ASDP menyiagakan kapal tugboat untuk bantu manuver kapal feri jika angin dan arus terlalu kuat. Kapasitas juga ditambah. Di lintasan Ketapang-Gilimanuk saja, jumlah kapal operasional dinaikkan dari 28 menjadi 32 unit.

Proyeksi kenaikan jumlah penumpang dan kendaraan memang signifikan. Secara nasional, ASDP memperkirakan ada sekitar 5,8 juta penumpang dan 1,4 juta kendaraan yang akan bergerak. Khusus arus menuju Bali, penumpang diprediksi naik 10% dan kendaraan tumbuh 9,3%. Arus sebaliknya dari Bali ke Jawa juga diproyeksikan meningkat, dengan pertumbuhan sekitar 9,5% untuk penumpang dan 8,7% untuk kendaraan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa untuk menangani lonjakan ini, mereka bersama pemangku kepentingan menyiapkan 350 personel di Ketapang dan 250 personel di Gilimanuk. Personel ini akan disebar di pelabuhan, buffer zone, dan titik-titik krusial lainnya.

Windy juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dari jauh-jauh hari.

imbuhnya.

Dia mengingatkan, tiket sudah bisa dipesan via aplikasi Ferizy sejak H-60. Lewat platform digital ini, penumpang dapat fleksibilitas seperti refund dengan potongan 25% atau reschedule dengan potongan 10%, yang sangat membantu jika ada perubahan rencana akibat cuaca.

Dengan segala persiapan yang telah diperkuat mulai dari penambahan kapal, personel, hingga dukungan layanan digital ASDP berharap bisa menghadirkan perjalanan penyeberangan yang tak cuma lancar, tapi juga aman dan nyaman bagi semua masyarakat yang mudik Lebaran tahun ini.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar