Demikian penjelasan Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan. Luka-luka sabetan itulah yang diduga menjadi penyebab kematian bocah kelas SD tersebut.
Ada satu hal lagi yang mencurigakan. Ponsel milik korban raib dari tempat kejadian. Hal ini tentu saja membuka berbagai kemungkinan motif. Namun begitu, polisi masih sangat berhati-hati. Kehilangan ponsel itu belum serta-merta mengarah pada pencurian dengan kekerasan. Semuanya masih dalam tahap penyelidikan.
Iwan menambahkan. Upaya untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan keji ini kini tengah digenjot. Masyarakat setempat pun didera duka dan kecemasan, menunggu titik terang dari penyidik.
Artikel Terkait
Gubernur Jateng Bantah Pernyataan Fadia, Klaim Tak Ada Bersamaan Saat OTT KPK
Kuasa Hukum Pertanyakan Dasar Kerugian Negara dalam Penetapan Tersangka Kasus Kuota Haji
AS dan Israel Perkuat Serangan ke Iran untuk Amankan Hegemoni Dolar dan Fokus ke Indo-Pasifik
Polisi Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal Berbahaya di Cirebon, Kandungan Merkuri Ditemukan