Kerja sama ini diharapkan bisa menyerap tenaga kerja di sektor-sektor strategis Jerman. Hospitality, ritel modern, dan layanan kesehatan adalah beberapa bidang yang disebutkan membuka peluang lebar.
Mukhtarudin juga menyampaikan apresiasi pada Kementerian Perdagangan. Inisiatif dan konsistensi mereka dalam mendorong misi dagang jasa profesi dinilai sangat krusial.
“Kami apresiasi langkah Kementerian Perdagangan yang membuka akses pasar dan memperkuat jaringan kemitraan internasional. Sinergi seperti ini penting agar peluang kerja yang tercipta benar-benar memberi manfaat optimal buat PMI. Sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global sektor jasa,” jelasnya.
Harapannya ke depan, implementasi kerja sama ini berjalan konsisten dan berkelanjutan. Prinsip tata kelola yang baik dan jaminan perlindungan maksimal harus jadi pedoman.
“Kerja sama ini harus jadi model kemitraan yang kredibel. Kita ingin memastikan setiap peluang kerja di luar negeri disertai sistem pelindungan yang kuat. Agar pekerja migran kita bisa bekerja dengan aman, tetap bermartabat, dan mencapai kesejahteraan,” pungkas Menteri P2MI.
Artikel Terkait
Gubernur Jateng Bantah Pernyataan Fadia, Klaim Tak Ada Bersamaan Saat OTT KPK
Kuasa Hukum Pertanyakan Dasar Kerugian Negara dalam Penetapan Tersangka Kasus Kuota Haji
AS dan Israel Perkuat Serangan ke Iran untuk Amankan Hegemoni Dolar dan Fokus ke Indo-Pasifik
Polisi Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal Berbahaya di Cirebon, Kandungan Merkuri Ditemukan