Guncangan ekonomi global sudah terasa. Rantai pasok dunia kacau balau. Jalur pelayaran utama terganggu, penerbangan dibatalkan. Harga minyak mentah melonjak tajam karena kekhawatiran produksi di Teluk akan terpengaruh. Pasar modal pun ikut kolaps, dengan indeks saham di berbagai bursa utama dunia anjlok.
Di Washington, kebijakan pemerintahan Trump menyisakan tanda tanya besar. Meski serangan awal AS-Israel berhasil menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, nada pernyataan pejabat kini lebih berhati-hati.
Presiden Donald Trump sendiri memberikan isyarat menarik.
Ucapannya yang dikutip AP News itu terasa seperti pergeseran dari retorika sebelumnya yang mendorong perubahan rezim dari luar. Seolah ada pengakuan bahwa situasinya terlalu rumit untuk solusi sederhana.
Di lapangan, situasi tetap sangat cair dan tidak bisa diprediksi. Mobilisasi militer di berbagai perbatasan strategis Timur Tengah terus berlangsung, dan ancaman konflik yang lebih luas masih sangat nyata. Semuanya bergerak cepat, sementara dunia menahan napas.
Ditulis oleh: Fityan
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Aturan Khusus Takbiran Idul Fitri yang Berbarengan dengan Hari Raya Nyepi
Putin Tawarkan Diri Jadi Penengah Krisis Timur Tengah Usai Serangan AS-Israel ke Iran
Dua Lapangan Padel di Jakarta Utara Disegel Lantaran Tak Miliki Izin Bangunan
Bupati Pekalongan Ditangkap KPK Saat Mengisi Daya Mobil Listrik di Semarang