APBN Turun Tangan, Jalan Bayang-Alahan Panjang Dibangun Ulang Setelah Hancur Diterjang Banjir

- Jumat, 30 Januari 2026 | 07:00 WIB
APBN Turun Tangan, Jalan Bayang-Alahan Panjang Dibangun Ulang Setelah Hancur Diterjang Banjir

Kabar gembira datang dari Bandara Minangkabau, Rabu lalu. Saat Menteri PU Dody Hanggodo tiba di Sumbar, ia langsung didampingi sejumlah pejabat, termasuk Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade. Rupanya, dalam pertemuan itu ada kepastian yang sudah dinanti-nanti warga: pemerintah pusat setuju bangun kembali Jalan Bayang-Alahan Panjang yang rusak parah. Dananya diambil alih APBN.

“Sesuai permintaan Pak Gubernur, Pak Menteri PU menyetujui intervensi langsung agar APBN turun membangun Jalan Bayang-Alahan Panjang. Jika ini selesai, waktu tempuh yang selama ini bisa mencapai empat jam dapat dipangkas menjadi sekitar 40 menit,”

kata Andre Rosiade, yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra.

Menurutnya, persetujuan ini diberikan Menteri Dody lewat diskresi, menanggapi permintaan langsung Pemprov Sumbar. Jalan provinsi itu memang strategis banget, jadi jalur alternatif penghubung Solok dengan Pesisir Selatan. Nilai anggarannya diperkirakan sekitar Rp 275 miliar.

Yang miris, sebenarnya jalan ini hampir selesai 100 persen. Tapi belum sempat diserahterimakan, banjir bandang akhir November 2025 lalu menghancurkan segalanya. Kini, pembangunan harus dimulai lagi dari nol.

Di sisi lain, Menteri Dody Hanggodo membenarkan keputusan itu. Ia bilang, ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar pemerintah pusat bergerak cepat, khususnya pascabencana.

“Ruas jalan ini kami setujui karena merupakan jalur shortcut yang sangat penting untuk mempercepat arus logistik dan pangan dari Solok menuju Pesisir Selatan. Balai Jalan akan segera melakukan survei lapangan sebagai langkah awal,”

tegas Dody.

Ia menambahkan, prinsip yang dipakai adalah Build Back Better. Artinya, infrastruktur yang dibangun ulang harus lebih bagus dan lebih tahan banting dari sebelumnya.

Selain proyek itu, Andre Rosiade menyebut sejumlah pekerjaan lain juga terus berjalan. Misalnya, ruas Payakumbuh-Sitangkai yang ditargetkan rampung Juli 2026. Nantinya, pembangunan akan dilanjutkan ke Sitangkai-Batusangkar lewat skema Inpres Jalan Daerah tahun depan.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, tak ketinggalan menyampaikan apresiasi.

“Pemprov Sumbar siap berkoordinasi dan bekerja sama agar pembangunan bisa segera terlaksana. Pembangunan jalan tersebut akan menjadi pengungkit penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta pengembangan kawasan pariwisata di Sumbar,”

ujar Mahyeldi.

Jadi, dengan disetujuinya pendanaan dari APBN ini, ada harapan baru. Konektivitas wilayah bakal makin kuat, arus logistik dan pergerakan ekonomi di Sumbar pun diharapkan bisa lebih lancar. Semua tinggal menunggu realisasi di lapangan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler