Lavrov Peringatkan Serangan AS-Israel ke Iran Justru Picu Proliferasi Nuklir

- Rabu, 04 Maret 2026 | 15:10 WIB
Lavrov Peringatkan Serangan AS-Israel ke Iran Justru Picu Proliferasi Nuklir

Ini jadi peringatan yang cukup tajam. Apalagi di kawasan Timur Tengah, Israel secara luas diyakini sebagai satu-satunya pemilik senjata nuklir sebuah status yang tak pernah dikonfirmasi maupun disangkal oleh Tel Aviv.

Jadi, menurut Lavrov, tujuan awal perang untuk mencegah penyebaran nuklir justru berbalik arah. Alih-alih menghentikan, serangan itu malah memicu tren yang sepenuhnya berlawanan.

Di sisi lain, Rusia tampaknya tetap membuka jalan diplomasi. Lavrov mengaku telah berbicara dengan rekannya dari Iran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Dalam percakapan itu, Moskow menyatakan kesiapannya untuk membantu mencari solusi diplomatik atas konflik yang memanas ini.

Posisi Rusia sebenarnya sudah jelas sejak serangan pertama dilancarkan AS dan Israel pada Sabtu lalu. Saat itu, Kementerian Luar Negeri mereka langsung menuding aksi tersebut sebagai "tindakan agresi bersenjata yang direncanakan dan tanpa provokasi terhadap negara anggota PBB yang berdaulat".

Kini, dunia menyaksikan sebuah paradoks yang berbahaya. Upaya menekan Iran dengan kekuatan militer, justru berisiko mendorongnya dan mungkin negara lain ke arah yang lebih ekstrem.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar