Anies Baswedan Kritik Kereta Cepat Whoosh: Manfaat untuk Segelintir, Hutang Ditanggung Rakyat
Anies Baswedan memberikan pernyataan tegas mengenai proyek kereta cepat Whoosh. Ia menyatakan bahwa yang merasakan manfaat kereta cepat Whoosh hanya segelintir orang saja. Namun, yang menanggung beban hutangnya adalah seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Anies menegaskan bahwa semestinya program-program yang dibiayai oleh uang rakyat harus bisa dirasakan oleh seluruh rakyat, bukan hanya untuk segelintir orang yang berduit.
Kritik Terhadap Penggunaan Dana Rakyat 120 Triliun
Anies Baswedan mengingatkan bahwa dana sebesar 120 triliun bukanlah uang pribadi siapapun. Itu adalah uang rakyat yang harus digunakan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Ia menambahkan, kecuali jika 120 triliun itu adalah dana pribadi Jokowi atau Prabowo, barulah boleh digunakan sesukanya.
Pernyataan ini disampaikan Anies Baswedan dalam sebuah video yang kini viral. Video tersebut menunjukkan kritiknya terhadap kebijakan pembiayaan proyek infrastruktur yang dinilai tidak merata manfaatnya bagi masyarakat.
Artikel Terkait
PSM Makassar Andalkan Pemain Asing Baru untuk Hentikan Tren Negatif di Liga 1
Jimly Asshiddiqie dan Mahfud MD Kenang Peran Kunci dalam Reformasi Konstitusi 1998
Timnas Futsal Indonesia Tembus Final Piala Asia untuk Pertama Kali, Kalah Dramatis dari Iran Lewat Adu Penalti
Timnas Futsal Indonesia Tumbang dari Iran di Final AFC Asian Cup Lewat Drama Adu Penalti