Timnas Futsal Indonesia Tembus Final Piala Asia untuk Pertama Kali, Kalah Dramatis dari Iran Lewat Adu Penalti

- Minggu, 08 Februari 2026 | 00:00 WIB
Timnas Futsal Indonesia Tembus Final Piala Asia untuk Pertama Kali, Kalah Dramatis dari Iran Lewat Adu Penalti

MURIANETWORK.COM - Timnas Futsal Indonesia menciptakan sejarah baru dengan melangkah ke final AFC Futsal Asian Cup 2026 untuk pertama kalinya. Dalam partai puncak yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (26/5/2024), Garuda Asia harus mengakui keunggulan Iran lewat drama adu penalti 4-5, setelah bermain imbang 5-5 hingga perpanjangan waktu. Meski gagal membawa pulang trofi, pencapaian ini menandai kebangkitan signifikan futsal nasional di kancah Asia.

Laga Final Penuh Drama dan Emosi

Final turnamen berlangsung dengan tensi tinggi sejak bola pertama menggelinding. Iran, sang juara bertahan, langsung menunjukkan taring dengan gol cepat Hossein Tayyebi di menit ketiga. Namun, respons Timnas Indonesia justru mengejutkan. Mereka tampil tanpa beban dan membalikkan keadaan dalam tempo singkat. Israr Megantara menjadi bintang dengan dua gol kilat pada menit ke-8 dan ke-9, disusul oleh Reza Gunawan yang mencetak gol ketujuh, membawa Indonesia unggul 3-2 hingga turun minum.

Babak kedua berlanjut dengan ritme yang sama cepatnya. Iran berhasil menyamakan kedudukan, tetapi Samuel Eko kembali mengembalikan keunggulan Indonesia menjadi 4-3. Di menit-menit akhir waktu normal, tekanan Iran membuahkan hasil dengan gol penyeimbang, memaksa pertandingan masuk ke babak perpanjangan waktu dengan skor 4-4.

Heroik Israr Megantara dan Tragedi Adu Penalti

Pada babak extra time, Israr Megantara kembali menjadi pahlawan. Di menit ke-48, ia menyelesaikan hat-trick sekaligus membawa Indonesia unggul tipis 5-4. Suasana pun sempat bergemuruh. Sayang, pengalaman Iran berbicara. Saeid Ahmadabbasi mencetak gol penyeimbang tak lama berselang, sehingga skor kembali menjadi 5-5 dan keputusan juara harus ditentukan dari titik putih.

Di sinilah mentalitas dan pengalaman menjadi penentu. Dua eksekutor Indonesia gagal mengeksekusi penalti dengan baik, sementara semua penendang Iran tampil sempurna. Skor 5-4 untuk Iran di babak adu penalti mengukuhkan mereka sebagai juara untuk ke-14 kalinya, sekaligus mengakhiri perjalanan heroik Garuda Asia di ambang pintu kejayaan.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar