PSM Makassar Andalkan Pemain Asing Baru untuk Hentikan Tren Negatif di Liga 1

- Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB
PSM Makassar Andalkan Pemain Asing Baru untuk Hentikan Tren Negatif di Liga 1

MURIANETWORK.COM - PSM Makassar menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas PSBS Biak pada pekan ke-20 Super League Indonesia 2025/2026, Sabtu (8/2/2026). Terperosok di posisi ke-13 klasemen dan tanpa kemenangan dalam tujuh laga terakhir, tim asal Sulawesi Selatan itu berharap pada dua pemain asing barunya untuk memutus tren negatif tersebut. Laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo ini menjadi penentu bagi upaya kebangkitan Juku Eja di tengah persaingan yang semakin ketat.

Beban Berat di Papan Bawah

Posisi PSM di urutan ke-13 jelas bukan cerminan dari sejarah dan bobot klub tersebut di kancah sepak bola nasional. Performa yang fluktuatif, baik di kandang maupun di tandang, telah menjadi masalah berlarut. Rentetan tujuh pertandingan tanpa kemenangan tak hanya menahan mereka di zona rawan, tetapi juga menggerus kepercayaan diri skuad. Sorotan tajam tertuju pada lini belakang yang sudah kebobolan 21 gol, sebuah statistik yang mengkhawatirkan bagi tim yang bercita-cita tinggi.

Harapan Baru dari Duet Pemain Asing

Tekanan tersebut mendorong manajemen PSM untuk bertindak cepat di bursa transfer paruh musim. Dua nama baru telah resmi diboyong: Dušan Lagator, bek berpengalaman asal Montenegro, dan Sherriddin Boboev, penyerang serba bisa asal Tajikistan. Kedatangan mereka diharapkan menjadi solusi atas dua masalah utama: kerapuhan pertahanan dan kebuntuan di lini serang.

Lagator dibawa dengan misi spesifik untuk menstabilkan barisan belakang. Pengalamannya di level internasional, termasuk membela timnas Montenegro, diharapkan dapat membawa ketenangan dan kepemimpinan yang selama ini kurang terasa.

“Kehadirannya diproyeksikan meningkatkan koordinasi antar lini yang selama ini menjadi kelemahan Juku Eja,” jelas analis yang memantau persiapan tim.

Sementara itu, Boboev bukanlah wajah asing bagi pelatih Tomas Trucha. Keduanya pernah bekerja sama di Penang FC, sehingga faktor kedekatan ini dianggap dapat mempercepat adaptasi penyerang tersebut.

“Fleksibilitas Boboev yang mampu bermain di beberapa posisi lini serang menjadi nilai tambah bagi PSM yang kerap kesulitan mencetak gol di laga-laga penting,” ungkapnya.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar