Menurut pantauan di lokasi, Fadia selesai menjalani pemeriksaan sekitar tengah hari. Penampilannya khas: rompi tahanan berwarna oranye yang menyala. Dia kemudian digiring petugas menuju mobil tahanan.
Namun begitu, di depan awak media, Fadia sempat membela diri. Klaimnya berbeda dengan versi KPK.
"Saya tidak OTT. Saya tidak ada barang apa pun yang diambil dan, pada saat penangkapan saya, apa mereka menggerebek ke rumah," ucapnya singkat sebelum dibawa pergi.
Perkataannya itu tentu menyisakan tanda tanya besar. Di satu sisi, KPK sudah punya bukti hingga menetapkan dan menahannya. Di sisi lain, sang bupati bersikukuh pada ceritanya sendiri. Perjalanan kasus ini, nampaknya, masih akan panjang.
Artikel Terkait
Tim Hukum Yaqut Pertanyakan Keabsahan Kerugian Negara Rp 622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Gubernur Jabar Siapkan Saluran Darurat untuk Warga di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Guardiola: Kualifikasi Liga Champions Lebih Pentin daripada Gelar Premier League
Anggota DPR Apresiasi Polda Riau Bongkar Sindikat Perburuan Gajah Sumatera