katanya, menggambarkan bagaimana air langsung menerjang permukiman warga dengan deras.
Di sisi lain, Syahruna selaku Kalak BPBD Kabupaten Klaten menyoroti pemicu awal. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sudah mengguyur sejak Selasa (3/3) sore, tepatnya pukul 16.30 hingga 23.00 WIB. Curah hujan yang tinggi itu akhirnya berujung banjir.
Tak hanya di Cawas, dampaknya merambat ke kecamatan tetangga. Hingga pukul 02.46 WIB pagi tadi, di Kecamatan Trucuk saja sudah ada lima desa yang tergenang.
"Ada lima desa, Desa Kalikebo, Trucuk, Karangpakel, Gaden, dan Planggu. Ketinggian air bervariasi 20 centimeter sampai satu meter,"
terang Syahruna saat dikonfirmasi. Situasinya benar-benar mengkhawatirkan.
Artikel Terkait
Dua Korban Tewas Ditemukan, Dua Masih Hilang dalam Banjir Lahar di Magelang
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK, Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan
Persediaan Rudal AS Menipis Usai Serangan Gabungan dengan Israel ke Iran
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK, Diduga Terkait Proyek Outsourcing