Pasar saham Indonesia hari ini, Kamis (4/12), menutup sesi pertama dengan catatan positif. IHSG berhasil menguat 23,43 poin atau sekitar 0,27 persen, mengakhiri perdagangan di level 8.635. Sentimen pasar terlihat cukup beragam, namun secara keseluruhan, zona hijau masih berhasil dipertahankan.
Jika dilihat lebih detail, pergerakan saham-saham individual memang beragam. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 334 emiten tercatat menguat. Namun begitu, tak sedikit juga yang melemah, tepatnya 295 saham. Sementara itu, ada 170 saham lainnya yang harganya cenderung datar atau stagnan. Aktivitas perdagangan terbilang cukup sibuk, dengan frekuensi transaksi menembus angka 1,65 juta kali. Volume yang ditransaksikan mencapai hampir 30 miliar saham, dengan nilai total transaksi berkisar di angka Rp 11,92 triliun. Dengan kondisi ini, kapitalisasi pasar pun terdongkrak ke posisi Rp 15.889 triliun.
Di sisi lain, nasib rupiah agak berbeda. Mata uang kita justru mengalami tekanan terhadap Dolar AS. Pada perdagangan yang sama, rupiah melemah 18 poin atau 0,11 persen, sehingga berada di posisi Rp 16.646 per dolar.
Deretan Saham yang Melesat Tinggi
Hari ini, beberapa saham menunjukkan performa yang benar-benar moncer. Pergerakannya cukup fantastis, jauh di atas kenaikan indeks secara umum.
Triniti Dinamik (TRUE) memimpin dengan kenaikan luar biasa sebesar 34,12 persen, naik 58 poin ke level 228.
Tak kalah hebat, saham Teknologi Karya Digital Nusa (TRON) juga melonjak 34,09 persen atau 30 poin, menuju harga 118.
Ginting Jaya Energi (WOWS) menyusul dengan penguatan 28,27 persen, menambah 22 poin menjadi 99.
Humpuss Maritim Internasional (HUMI) ikut meroket 24,44 persen, naik 44 poin ke posisi 224.
Terakhir, Intra Golflink Resorts (GOLF) mencatatkan kenaikan solid 20,87 persen, bertambah 48 poin menjadi 278.
Bagaimana dengan Bursa di Asia?
Sementara itu, pergerakan bursa saham regional Asia tampak berwarna-warni. Ada yang hijau terang, ada pula yang masih berjuang.
Jepang, misalnya, merayakan kenaikan signifikan. Indeks Nikkei 225 melonjak hampir 950 poin atau 1,9 persen, menembus level 50.813. Kinerja yang sangat kuat.
Hong Kong juga mencatatkan keuntungan, meski tipis. Indeks Hang Seng naik 0,11 persen ke level 25.788,40.
Namun, tidak semua bursa bernasib sama. Bursa China dan Singapura justru terlihat lesu. Indeks SSE Composite di Shanghai turun sangat tipis, 0,05 persen, ke 3.876,02.
Indeks Straits Times di Singapura juga terkoreksi 0,35 persen, berada di posisi 4.538,52. Jadi, meski IHSG kita hijau, sentimen regional sendiri sebenarnya belum sepenuhnya solid.
Artikel Terkait
IHSG Berpotensi Kembali Tertekan, Aksi Jual Asing Capai Rp791 Miliar
Target Pendapatan Melonjak 1.584 Persen, GPSO Bidik Rp92,47 Miliar Usai Diakuisisi Tjokro Group
Semen Indonesia Siapkan Dana Rp730 Miliar untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan