“Ini adalah rangkaian gempa yang sangat khas Nevada. Kami cukup sering melihat peningkatan aktivitas di satu titik tertentu,”
kata Christie Rowe, Direktur Nevada Seismological Lab.
Dari rangkaian yang terjadi, gempa terbesar sejauh ini bermagnitudo 4,2. Yang menarik justru sumbernya. Rowe menjelaskan bahwa gempa-gempa ini terjadi di sepanjang sebuah patahan yang belum pernah diketahui sebelumnya oleh ilmuwan.
Patahan itu membentang di tepi selatan Pegunungan Monitor dan Antelope.
“Kami tidak tahu patahan ini ada. Ini patahan baru bagi kami, tapi tentu saja bukan yang baru bagi Bumi. Tetapi sebelumnya patahan ini belum pernah teridentifikasi,”
ujarnya lagi.
Untuk saat ini, kekuatan gempa di Nevada masih tergolong moderat dan tidak terlalu mengkhawatirkan. Rowe menyebut laboratoriumnya belum akan menempatkan sensor tambahan di lokasi. Kecuali, jika aktivitasnya meningkat signifikan, misalnya mencapai magnitudo 5 atau lebih.
Artikel Terkait
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling Senilai Rp183 Miliar di Tanjung Priok
Polda Metro Jaya Gunakan Peci, Jilbab, dan Tim Shalawat untuk Amankan Aksi di Ramadan
Indramayu Kokoh Sebagai Lumbung Ikan Jawa Barat, Kontribusi Capai 34%
Kapolda Banten Tinjau Persiapan Mudik Roda Dua di Pelabuhan Ciwandan