Indramayu kembali membuktikan dirinya. Kabupaten pesisir di Jawa Barat ini masih kokoh berdiri sebagai lumbung perikanan utama provinsi. Data sepanjang 2025 berbicara cukup keras: total produksi perikanannya mencapai angka 528.873,80 ton. Angka itu bukan main-main, karena menyumbang hampir 34 persen dari total produksi Jawa Barat yang berada di kisaran 1,55 juta ton.
Kalau mau dibayangkan, hampir satu dari setiap tiga ton ikan yang dihasilkan di Jawa Barat berasal dari sini.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, tak menyembunyikan kebanggaannya. Menurutnya, capaian ini jelas menunjukkan peran strategis Indramayu sebagai salah satu sentra utama kelautan dan perikanan.
"Jika dilihat dari komposisinya, sektor budidaya menjadi tulang punggung produksi daerah dengan kontribusi sekitar dua pertiga dari total output," kata Edi, Rabu (4/3/2026).
Rinciannya begini. Dari total 528 ribu ton lebih tadi, perikanan tangkap menyumbang 180.620,58 ton. Sementara itu, perikanan budidaya justru lebih besar, yakni 348.253,22 ton. Dominasi Indramayu di sektor tangkap bahkan lebih mencengangkan. Tercatat, 63,01% dari total produksi perikanan tangkap Jawa Barat berasal dari wilayah ini. Garis pantai yang panjang dan aktivitas nelayan yang masif di kawasan Pantura memang menjadikannya kontributor terbesar.
Di sisi lain, pada sektor budidaya, kontribusinya mencapai 26,43% dari total produksi budidaya Jawa Barat. Meski persentasenya lebih kecil dibanding sektor tangkap, volume budidayanya justru lebih besar secara absolut. Ini jadi penanda bahwa ekspansi tambak dan kolam budidaya di Indramayu berkembang pesat belakangan ini.
Edi menilai, capaian ini punya dampak ekonomi yang nyata. Produksi ratusan ribu ton ikan itu menggerakkan roda ekonomi di kawasan pesisir, bukan hanya untuk nelayan dan pembudidaya, tapi juga rantai distribusi, pengolahan, hingga perdagangan.
Artikel Terkait
Dubes Iran Tolak Mediasi Indonesia, Sebut Tak Ada Ruang Negosiasi dengan AS
BTS Telkomsel Resmi Beroperasi, Akhiri Isolasi Sinyal di Kamang Hilia
Presiden Prabowo Undang Ulama dan Tokoh Islam Buka Puasa Bersama di Istana
Masjid Istiqlal Buka Pendaftaran Itikaf Ramadan dengan Kuota 400 Jemaah