Namun begitu, jalan menuju penyelesaian ini ternyata berliku. Wacana untuk menyambungkan kedua kawasan ini sebenarnya sudah mengudara sejak Oktober 2021. Kala itu, nota kesepahaman sudah ditandatangani. Tapi kemudian, segalanya macet.
Politik lokal waktu itu memanas. Isu reklamasi Ancol yang jadi perdebatan sengit membuat rencana jembatan ikut terseret. Para aktivis lingkungan geram. Di sisi lain, sejumlah anggota dewan dari kubu oposisi juga menyoroti desain JIS yang dianggap abai soal aksesibilitas bagi pengunjung biasa. Proyek pun terbengkalai, mandek hingga masa jabatan Anies berakhir di 2022.
Kebuntuan baru mulai terpecah saat pemerintah pusat turun tangan secara kilat di 2023. Demi menyokong penyelenggaraan Piala Dunia U-17, sebuah jembatan darurat akhirnya dibangun. Itulah batu loncatan yang kini berujung pada penyelesaian fasilitas permanen.
Kini, dengan penghubung yang akan segera diresmikan itu, masalah parkir diharapkan tak lagi jadi momok. JIS pun bisa benar-benar berfungsi maksimal. Apalagi aksesnya sudah makin komplet dengan hadirnya stasiun KRL yang berhenti persis di kawasan stadion.
Setelah melalui proses yang panjang dan penuh polemik, episentrum olahraga dan hiburan ibu kota itu akhirnya satu langkah lebih dekat dengan cita-citanya.
Artikel Terkait
Prabowo Pimpin Silaturahmi Langka, Hadirkan SBY dan Jokowi di Istana
Pembalap MotoGP Mir dan Marini Menyelami Budaya Bali di Sela Jadwal Balap
OJK Catat Kredit Perbankan Tumbuh 9,96% di Awal 2026, Kredit Investasi Melonjak 22,38%
Menteri Kehutanan Pimpin Langkah Awal Reforestasi 2.557 Hektare di Tesso Nilo