Seorang bayi baru lahir ditemukan dalam kondisi mengenaskan di tempat sampah Pasar Nalo, kawasan Pademangan Barat, Jakarta Utara. Peristiwa yang menyayat hati ini akhirnya membawa polisi pada pengungkapan pelakunya. Ternyata, yang membuang bayi malang itu adalah ibu kandungnya sendiri, seorang perempuan berinisial DR (20).
Saat ini, DR sedang menjalani perawatan intensif di RS Polri. Kondisinya dilaporkan tidak terlalu baik, mengalami infeksi dan kadar hemoglobin yang rendah.
“Pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani perawatan di RS Polri. Pelaku mengalami infeksi dan HB rendah, sudah dimintakan visum,” jelas Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi, pada Selasa (3/3/2026).
Untungnya, nasib bayi itu tidak berakhir tragis. Ia sempat dibawa oleh warga yang menemukannya ke RSUD Pademangan. Kabar baiknya, kondisi si bayi dikatakan mulai menunjukkan perbaikan.
Menurut penuturan Maryati, rangkaian peristiwa ini berawal dari Minggu malam, tanggal 1 Maret 2026. DR merasakan mules di perutnya sekitar pukul delapan malam. Lalu, tanpa bantuan siapapun, ia menjalani persalinan sendirian di kamarnya. Sekitar pukul empat pagi, bayi itu lahir.
Ia kemudian memotong tali pusar bayinya dengan gunting. Bayi yang sudah dibungkus sarung itu lalu dimasukkan ke dalam sebuah ransel berwarna hitam. Ransel itulah yang akhirnya terbuang di tumpukan sampah pasar.
"Untuk ari-arinya dibuang di kloset kamar mandi," ucap Maryati melengkapi kronologi kejadian.
Kasus ini tentu meninggalkan banyak pertanyaan. Di satu sisi, ada seorang bayi yang harus berjuang untuk hidup. Di sisi lain, ada seorang ibu muda yang kini harus berhadapan dengan hukum dan kemungkinan besar, juga dengan beban psikologis yang sangat berat.
Artikel Terkait
Polda Banten Gelar Simulasi Antisipasi Kerusuhan Jelang May Day
Wagub Rano Karno Klaim 88,1% Genangan di Jakarta Tahun 2025 Tertangani Kurang dari Dua Jam
Menteri Luar Negeri Turki: Negosiasi AS-Iran di Titik Krusial, Ada Sinyal Positif
Polsek Parung Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal dalam Razia Gabungan