Polda Banten Gelar Simulasi Pengamanan untuk May Day
Menyongsong aksi peringatan Hari Buruh, Polda Banten tak mau lengah. Mereka baru saja menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota atau Sispam Kota. Intinya, berbagai skenario disiapkan untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan saat demo nanti.
Simulasi itu digelar Senin lalu, tepatnya di Mapolda Banten, Kota Serang. Hadir dalam acara tersebut Kapolda Banten Irjen Hengki, didampingi Wakapolda Brigjen Pol Hendra Wirawan. Dari pihak Pemprov, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma turut menyaksikan, begitu pula perwakilan TNI, Kasrem 064/Maulana Yusuf Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro.
Dalam latihan itu, situasi digambarkan berubah kacau. Aksi damai bereskalasi menjadi ricuh. Sejumlah "pendemo" yang diperankan mulai berulah merusak fasilitas umum, bahkan ada yang melemparkan molotov hingga memicu kebakaran.
Respon petugas pun dilancarkan. Mereka berusaha memadamkan api dan membubarkan kerumunan massa. Beberapa orang yang dicurigai sebagai provokator akhirnya diamankan.
Kapolda Irjen Hengki menjelaskan detail skenario yang mereka latih.
"Dalam simulasi ini diperagakan tahapan eskalasi situasi, mulai dari kondisi kondusif, provokasi, pelemparan terhadap petugas, hingga perusakan dan penjarahan oleh pengunjuk rasa, termasuk potensi penyusupan kelompok anarko seperti yang terjadi pada Agustus-September 2025," jelasnya.
Menurut Hengki, kegiatan ini adalah bentuk kesiapsiagaan bersama. Polda Banten berkoordinasi dengan pemda, TNI, dan instansi lain. Tujuannya satu: menciptakan rasa aman bagi para buruh dan masyarakat luas saat May Day berlangsung. Mereka ingin semua berjalan lancar, tapi tetap siap untuk yang terburuk.
Artikel Terkait
Brimob Polda Metro Jaya Bersihkan Pasar Tegal Danas, Padukan Tugas Keamanan dengan Aksi Sosial
Gisel Tegaskan Tak Akan Rujuk dengan Gading Meski Kompak Urusan Anak
Polri Bongkar Jaringan Internasional Penjual Alat Phishing, Kerugian Capai Rp350 Miliar
WNA China di Prabumulih Diduga Langgar Izin Tinggal, Sempat Dideportasi pada 2017