Jenazah Tertahan Pemakaman di Sampang Lantaran Utang Rp 215 Juta

- Selasa, 03 Maret 2026 | 18:00 WIB
Jenazah Tertahan Pemakaman di Sampang Lantaran Utang Rp 215 Juta

Suaranya tegas, meski suasana di sekelilingnya penuh kepiluan. Mereka mengaku terpaksa melakukan hal itu. Menurut penuturan mereka, keluarga atau ahli waris almarhumah dinilai tak kunjung menunjukkan tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah utang-piutang ini.

Intinya, mereka meminta maaf tapi bersikukuh. Jenazah jangan dikubur dulu sebelum ada yang jelas menjamin pelunasan utang, entah itu anak, suami, atau saudara almarhumah. Bahkan kalau harus menunggu tujuh turunan sekalipun.

Namun begitu, situasi yang memanas itu akhirnya menemui titik terang. Melalui proses musyawarah yang dipantau pihak kepolisian, keluarga almarhum akhirnya menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab. Dengan adanya komitmen itu, jenazah pun akhirnya dapat dimakamkan dengan tenang.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar