Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Silaturahmi dengan Mantan Kepala Negara dan Pimpinan Parpol

- Selasa, 03 Maret 2026 | 20:40 WIB
Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Silaturahmi dengan Mantan Kepala Negara dan Pimpinan Parpol

Di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, suasana Selasa (3/3/2026) itu tampak berbeda. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan kepada awak media mengenai pertemuan yang digelar Presiden Prabowo Subianto. Rupanya, pertemuan itu menghadirkan sederet nama besar: para presiden dan wakil presiden terdahulu, plus pimpinan partai politik yang ada di parlemen.

Menurut Teddy, inti dari pertemuan ini sederhana: silaturahmi dan bertukar pikiran.

"Untuk diskusi bersilaturahmi saling bertukar pandang. Bapak Presiden ingin bertukar pandang dengan tokoh tersebut," ujarnya.

Soal agenda spesifik, Teddy belum mau merinci. Namun begitu, ia memberi isyarat bahwa pembicaraan bakal luas. Semua isu terkini, termasuk dinamika geopolitik yang sedang panas, kemungkinan besar akan tersentuh.

"Semuanya dibahas, nanti karena belum mulai," tambahnya singkat.

Dari deretan mantan pemimpin negara, yang hadir antara lain Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi). Dari jajaran wakil presiden, terlihat Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma'ruf Amin.

Tak kalah seru, pimpinan partai politik juga memadati tempat. Surya Paloh (Nasdem), Bahlil Lahadalia (Golkar), dan Muhaimin Iskandar (PKB) ada di sana. Kemudian tampak pula Al Muzzamil (PKS), Zulkifli Hasan (PAN), serta Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dari Partai Demokrat.

Di sisi lain, sejumlah menteri kabinet juga hadir. Misalnya Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, hingga Menteri Investasi Rosan Roeslani. Nama-nama seperti Mensos Saifullah Yusuf dan Mendikdasmn Abdul Mu'ti pun ikut dalam daftar kehadiran, begitu pula Kepala BGN Dadan Hindayana.

Dari pucuk pimpinan lembaga legislatif, terpantau Ketua DPR Puan Maharani. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Ketua MPR Ahmad Muzani juga hadir, melengkapi keramaian pertemuan hari itu.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar