Melihat suasana jadi ramai, pelaku pun mengubah taktik. Alih-alih menjambret, dia malah berpura-pura menjadi penolong, mendekati korban seolah ingin menolong.
Polisi akhirnya menangkap BAS. Penyidikan dilakukan dengan mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi. Di Polsek Grogol Petamburan, pelaku mengaku hanya kasihan pada korban. Namun polisi tak percaya dengan pengakuannya itu.
Mereka menduga kuat, niat awal BAS adalah mengambil tas yang gagal dirampas. Rasa "kasihan" itu baru muncul karena dia takut dikeroyok massa yang sudah berdatangan.
Video kejadian ini sempat viral di media sosial, memantik kemarahan netizen. Kini BAS harus berhadapan dengan hukum atas perbuatannya yang tak hanya nekat, tapi juga penuh akal-akalan.
Artikel Terkait
Korban Tewas Serangan AS-Israel di Iran Tembus 787 Jiwa, Konflik Meluas ke Lebanon
Pramono Anung Apresiasi JIS sebagai Legacy Anies, Fokus Kini pada Penyempurnaan Akses Transportasi
BoA Dirikan Agensi Sendiri Usai Tinggalkan SM Entertainment Setelah 25 Tahun
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk Mei 2026