Bangkai seekor gajah Sumatera ditemukan dalam kondisi mengerikan di areal konsesi PT RAPP, Pelalawan. Hewan berusia sekitar 40 tahun itu tewas tanpa kepala, belalai, dan gadingnya. Peristiwa ini memicu gerak cepat aparat. Polda Riau akhirnya berhasil mengamankan 15 orang tersangka terkait pembunuhan satwa langka tersebut.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, sebelumnya sudah memberi sinyal lewat akun Instagramnya. "Setiap jejak meninggalkan cerita dan setiap cerita meninggalkan bukti," tulisnya. Ungkapan itu rupanya bukan isapan jempol belaka.
Dari 15 tersangka yang diamankan, delapan ditangkap di Kabupaten Pelalawan. Tujuh lainnya diciduk di luar daerah. Peran mereka beragam banget. Ada yang bertindak sebagai pemotong kepala, pemilik senjata rakitan, pemberi modal, sampai perantara transaksi gading.
Tak cuma itu, polisi masih memburu tiga orang lainnya. Mereka sudah masuk DPO dengan inisial AN, GL, dan RB. Ketiganya diduga berperan sebagai penembak, pemotong kepala, sekaligus penadah gading hasil buruan.
Konferensi pers yang digelar di Mapolda Riau, Selasa (3/3/2026) lalu, terasa begitu lengkap. Hadir mulai dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Plt Gubernur Riau SF Haryanto, hingga perwakilan TNI dan para pemerhati lingkungan seperti Rahel Yosi. Kehadiran mereka menegaskan betapa seriusnya kasus ini.
Artikel Terkait
BMKG Konfirmasi Gerhana Bulan Total Blood Moon Terlihat di Seluruh Indonesia 3 Maret 2026
Bayi Ditemukan di Pasar Nalo, Ibu Kandung Diamankan dalam Kondisi Sakit
BMKG Waspadai Tiga Bibit Siklon Tropis, Potensi Cuaca Ekstrem Melanda Sejumlah Daerah
Megawati Absen dari Silaturahmi Presiden Prabowo, PDIP Sebut Ada Agenda di Bali