Tapi polisi bukan orang yang gampang percaya. Setelah memeriksa TKP dan mengajukan sejumlah pertanyaan, mereka mulai mencium sesuatu yang tidak beres. Ada kejanggalan yang mencolok.
Yang pertama adalah soal lukanya. Luka di tubuh Dasan tidak mirip bekas pukulan benda keras seperti gagang kunci. Hal ini langsung bikin penyidik curiga.
Pemeriksaan pun dilanjutkan lebih ketat. Akhirnya, di bawah tekanan pertanyaan, Dasan menyerah. Dia mengakui semua ceritanya adalah bohong besar.
"Dia mengaku sudah memindahkan susu-susu itu ke kendaraan lain untuk dijual," jelas Kompol Edison. Rencana ini sudah disiapkannya, sementara laporan begal palsu dibuat supaya perusahaannya tidak menyelidiki ke mana barang-barang itu hilang.
Kerugiannya tidak main-main: 285 karton susu kemasan dengan nilai sekitar Rp 50 juta. Sekarang, Dasan mendekam di Mapolsek Cileungsi menunggu proses hukum. Kapolsek menegaskan, pelaku sudah diamankan dan akan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Artikel Terkait
BMKG Konfirmasi Gerhana Bulan Total Blood Moon Terlihat di Seluruh Indonesia 3 Maret 2026
Bayi Ditemukan di Pasar Nalo, Ibu Kandung Diamankan dalam Kondisi Sakit
BMKG Waspadai Tiga Bibit Siklon Tropis, Potensi Cuaca Ekstrem Melanda Sejumlah Daerah
Megawati Absen dari Silaturahmi Presiden Prabowo, PDIP Sebut Ada Agenda di Bali