Tri juga punya pesan keras untuk semua jajaran di lingkungan pendidikan. Baik itu aparatur, guru, atau tenaga kependidikan lain, ia mengingatkan agar mereka selalu menjaga integritas dan profesionalisme. Baginya, bekerja di dunia pendidikan bukan cuma urusan administrasi semata. Lebih dari itu, ini adalah tanggung jawab moral yang sangat besar untuk masa depan anak-anak.
"Sekolah adalah tempat membangun karakter dan masa depan anak-anak kita. Jika ada yang menyalahgunakan jabatan, maka sanksinya harus tegas dan menjadi peringatan keras bagi yang lain,"
tegasnya lagi.
Di sisi lain, Wali Kota memastikan bahwa Pemkot akan mengawal penuh proses hukum dan administrasi kasus ini sampai tuntas. Ia juga mendorong agar pengawasan internal di setiap sekolah diperketat. Tujuannya jelas: mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Pemerintah Kota Bekasi sendiri menyatakan keseriusannya dalam menjaga martabat dunia pendidikan. Langkah cepat pembebastugasan dan proses pemecatan yang sedang berjalan menjadi bukti upaya mereka menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bersih, dan bermartabat untuk semua siswa.
Artikel Terkait
Megawati Absen dari Silaturahmi Presiden Prabowo, PDIP Sebut Ada Agenda di Bali
Polisi Bongkar Jaringan Perburuan Liar Gajah Sumatera di Pelalawan, 15 Tersangka Diamankan
HNW Ajak Jaga Silaturahmi dan Soroti Stunting dalam Buka Puasa Bersama Tokoh Perempuan
SBY Peringatkan Ancaman Defisit APBN Ratusan Triliun Akibat Perang Timur Tengah