Selat Hormuz kembali memanas. Garda Revolusi Iran dikabarkan menyerang kapal tanker bahan bakar milik sekutu Amerika Serikat di perairan itu. Kapal bernama Athens Nova itu dilaporkan terbakar setelah dihantam dua drone tempur.
Menurut pernyataan resmi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang dilansir Press TV dan Anadolu Agency, serangan terjadi pada Senin (2/3). Mereka menuduh kapal tanker tersebut berusaha melintasi selat itu "secara ilegal".
"Kapal masih terbakar di perairan Selat Hormuz," begitu bunyi pernyataan IRGC, Selasa (3/3/2026).
Latar belakangnya jelas: ketegangan yang sudah memuncak. Iran sebelumnya telah menutup akses Selat Hormuz. Langkah ini diambil menyusul serangan terkoordinasi AS dan Israel pada akhir pekan lalu, yang menewaskan sejumlah tokoh tinggi Teheran, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Jaringan Perburuan Gajah Sumatera di Riau, 15 Tersangka Diamankan
Riset: Berburu Takjil Jadi Aktivitas Ngabuburit Paling Populer di Kalangan Anak Muda
KSPSI dan KSBSI Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan dan PPRT di DPR
AS dan Israel Hancurkan Pusat Komando IRGC, Khamenei Dikabarkan Tewas