Di sisi lain, situasi di kawasan tampaknya semakin memanas. Media Aljazeera melaporkan, AS ternyata sedang memperkuat posisi militernya di Timur Tengah. Mereka dikabarkan mengerahkan 15 pesawat pengisian bahan bakar tambahan. Laporan ini, seperti disebutkan, bersumber dari media Israel, Hayom.
Kehadiran pesawat-pesawat tanker ini punya arti penting. Fungsinya adalah untuk mengisi bahan bakar jet tempur dan pesawat militer lainnya langsung di udara. Dengan begitu, operasi udara bisa berlangsung lebih lama dan lebih lincah tanpa harus bolak-balik mendarat.
Menurut laporan yang sama, pengiriman pesawat pengisian bahan bakar itu tidak berjalan sendirian. Mereka dikawal oleh sejumlah jet tempur, meski jumlah pastinya tidak diungkap. Langkah ini jelas memperlihatkan kesiapan siaga yang tinggi.
Artikel Terkait
Pembangunan Sabo Dam di Marapi Dimulai untuk Antisipasi Lahar Dingin
Iran Serang Kapal Tanker Sekutu AS di Selat Hormuz, Ketegangan Global Meningkat
Pemprov NTB Pastikan Seluruh PMI dan Jemaah Umrah di Timur Tengah dalam Kondisi Aman
Bayi Perempuan Ditemukan Hidup di Tas Hitam, Ibu Kandung Ditangkap