Dari Mataram, kabar baik datang. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan bahwa seluruh warganya yang sedang berada di kawasan Timur Tengah baik itu pekerja migran maupun jemaah umrah dalam kondisi aman. Pemantauan intensif dilakukan oleh perwakilan Indonesia di masing-masing negara.
Menurut Ahsanul Khalik, selaku Juru Bicara Pemprov NTB yang juga menjabat Kepala Dinas Kominfotik, informasi ini didapat dari hasil koordinasi ketat dengan Disnakertrans NTB dan laporan resmi dari kementerian terkait.
Khalik menyampaikan hal itu di Mataram, Selasa (3/3/2026), seperti dilansir Antara.
Soal angka, data resmi dari BP2MI mencatat ada 155 pekerja migran asal NTB di Timur Tengah. Rinciannya, 86 laki-laki dan 69 perempuan yang tersebar dari berbagai kabupaten dan kota di provinsi itu.
Namun begitu, perhatian pemerintah daerah tidak hanya tertuju pada para PMI. Ada juga ratusan jemaah umrah asal NTB yang sedang berada di Tanah Suci. Berdasarkan catatan Kementerian Haji dan Umroh NTB per 2 Maret 2026, tercatat 1.415 orang telah diberangkatkan ke Jeddah sejak 19 Februari lalu. Mereka terbang lewat Bandara Lombok, mengikuti jadwal penerbangan yang diatur penyelenggara masing-masing.
Artikel Terkait
Menaker Tegaskan THR Wajib Dibayarkan Penuh Paling Lambat H-7 Lebaran
Iran Protes ke Kuwait Soal Insiden Jatuhnya Jet Tempur AS
Militer Israel Perintahkan Evakuasi Puluhan Area di Lebanon, Termasuk Dekat Beirut
Pemerintah Alokasikan Rp55 Triliun untuk THR 2026, Dibayarkan Penuh Tanpa Potongan