Di tengah hiruk-pikuk Ibu Kota, ada upaya sunyi yang terus berjalan: memerangi rabies. Sepanjang tahun lalu, Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat tercatat telah memberikan vaksin rabies kepada hampir enam ribu ekor hewan. Angkanya tepatnya 5.924 ekor, mencakup periode Januari hingga Desember 2025.
Kepala Sudin KPKP Jakarta Pusat, Siti Halimah, memaparkan rinciannya. Mayoritas, tentu saja, adalah kucing yang jumlahnya mencapai 4.914 ekor. Disusul oleh 959 anjing, lalu puluhan musang dan kera semuanya adalah hewan peliharaan warga.
“Alhamdulillah, kesadaran warga semakin tinggi. Mereka antusias membawa hewan peliharaannya untuk divaksin,”
ungkap Siti, seperti dikutip dari keterangan resmi Pemprov Jakarta, Selasa lalu.
Nah, antusiasme ini rupanya jadi bahan bakar. Menurut Siti, program vaksinasi gratis ini bakal terus digeber di tahun 2026. Targetnya sekitar 6.000 ekor hewan penular rabies (HPR) lagi yang akan dijangkau.
Di sisi lain, upaya ini bukan cuma soal angka. Ada tujuan yang lebih besar di baliknya. Yakni, mempertahankan status Jakarta sebagai daerah bebas rabies. Sekaligus, tentu saja, mendongkrak kesehatan lingkungan kota secara keseluruhan.
“Vaksinasi diberikan untuk mempertahankan predikat Jakarta bebas rabies, sekaligus mendukung Jakarta menjadi kota global yang sehat,”
tutup Siti menegaskan komitmen tersebut. Upaya pencegahan, tampaknya, masih akan jadi prioritas di tahun-tahun mendatang.
Artikel Terkait
Tarif Rp1 Berlaku untuk Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta pada 24 April 2026
Bulog Pastikan Stok Beras dan MinyaKita Aman untuk Bantuan Pangan Februari-Maret 2026
Ketua PGI Sebut Video Ceramah Jusuf Kalla Dipelintir untuk Adu Domba Umat Beragama
Khalid Basalamah Akui Terima Rp8,4 Miliar dari PT Muhibbah, Klaim Hanya Korban Kasus Kuota Haji