Sebagian Besar Lansia, Jemaah Haji Gelombang Pertama Diminta Jaga Kesehatan dan Kurangi Aktivitas di Madinah

- Jumat, 24 April 2026 | 02:30 WIB
Sebagian Besar Lansia, Jemaah Haji Gelombang Pertama Diminta Jaga Kesehatan dan Kurangi Aktivitas di Madinah

JAKARTA Sudah 5.997 calon haji Indonesia yang mendarat di Madinah, Arab Saudi. Mereka semua adalah jemaah gelombang pertama yang tiba di Tanah Suci.

Setibanya di sana, para jemaah diminta untuk tidak banyak bergerak. Kurangi aktivitas yang nggak penting. Tujuannya jelas: jaga kondisi badan tetap prima.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, kasih peringatan. Sebagian besar jemaah kita, katanya, sudah lanjut usia.

“Jemaah diharapkan selalu menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri, mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang,” ujar Yusron, Kamis (23/4) lalu.

Nah, soal memaksakan diri ini penting banget. Apalagi puncak ibadah haji di Makkah baru akan digelar Mei nanti. Fisik yang prima jadi syarat mutlak.

Sebanyak 15 kelompok terbang (kloter) sudah tiba secara bertahap. Sampai pukul 22.55 waktu Arab Saudi, semua tercatat masuk. Mereka berasal dari enam embarkasi: Yogyakarta, Jakarta, Medan, Lombok, Solo, dan Makassar.

Sementara itu, Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman, punya imbauan lain. Cuaca di Madinah, katanya, bisa berubah-ubah. Jemaah diminta pakai alat pelindung diri.

“Jemaah diimbau menggunakan payung, kacamata, masker, serta alas kaki yang nyaman. Selain itu, penting untuk rutin minum air sekitar dua hingga tiga teguk setiap 20–30 menit,” ujar dia.

Dia juga menyarankan pemakaian tabir surya dan pelembap bibir. Biar kulit dan bibir nggak kering kena panas.

Di sisi lain, ada kabar baik buat sebagian jemaah. Lima kloter pertama dapat hotel yang super dekat dengan Masjid Nabawi. Jaraknya cuma sekitar 50 meter. Bayangin, tinggal jalan sebentar udah sampai.

Ini jelas memudahkan, terutama buat lansia dan penyandang disabilitas. Mereka bisa lebih leluasa beribadah dan berziarah, termasuk ke Raudhah. Lebih dari 2.500 calon haji dapat fasilitas hotel yang berdekatan dengan pintu 330 Masjid Nabawi. Akses ke area ibadah pun jadi lebih gampang.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar