Jakarta – Pemerintah kembali menggelar program mudik gratis tahun depan. Lewat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan menyiapkan ratusan bus untuk memudahkan perjalanan warga ke kampung halaman. Jumlahnya tak main-main: 401 unit bus siap dioperasikan, dengan daya tampung total hampir 16 ribu penumpang untuk arus mudik dan balik.
Pendaftarannya sendiri bakal dibuka online mulai 1 Maret 2026. "Melalui laman nusantara.kemenhub.go.id," jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, di Jakarta. Ia menambahkan, pendaftaran akan segera ditutup begitu kuota yang tersedia sudah penuh.
Ini jelas jadi angin segar bagi banyak orang. Program ini bukan cuma soal kelancaran arus mudik, tapi juga bantuan nyata buat masyarakat yang butuh transportasi terjangkau saat Lebaran.
Rute Menjangkau 34 Kota
Layanan mudik gratis angkutan jalan tahun 2026 nanti akan menjangkau banyak daerah. Tercatat ada 34 kota tujuan yang tersebar di sepuluh provinsi. Mulai dari Palembang dan Medan di Sumatera, sampai ke sejumlah kota di Jawa seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Beberapa kota lainnya yang termasuk adalah Padang, Aceh, Garut, Solo, Purwokerto, Madiun, dan Tulungagung.
Keberangkatan Arus Balik dari 12 Titik
Nah, untuk perjalanan pulang atau arus balik, bus akan diberangkatkan dari 12 kota. Titik-titik keberangkatan itu tersebar di delapan provinsi, termasuk Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga Palembang dan Medan.
Bawa Motor? Bisa
Yang menarik, program ini juga memikirkan para pemudik yang ingin membawa sepeda motor. Kemenhub menyiapkan delapan unit truk khusus untuk mengangkut kendaraan roda dua.
"Kami sediakan truk yang bisa memuat hingga 240 unit sepeda motor," terang Aan Suhanan.
Layanan angkut motor ini khusus tersedia untuk rute mudik dan balik dari dan ke Solo, Yogyakarta, Wonogiri, serta Purwokerto.
Kapan Berangkat Mudik?
Keberangkatan arus mudik dijadwalkan dalam tiga gelombang. Pada 16 Maret 2026, bus pertama akan berangkat dari Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Esok harinya, giliran Terminal Jatijajar di Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta yang menjadi titik pemberangkatan. Terakhir, pada 18 Maret, bus akan berangkat dari Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang.
Khusus untuk penyerahan sepeda motor, dilakukan di Terminal Pondok Cabe pada tanggal 16 Maret, lalu truk pengangkutnya akan berangkat malam hari dari lokasi yang sama.
Jadwal Pulangnya
Lalu kapan jadwal baliknya? Menurut Dirjen Aan, bus untuk arus balik akan serentak diberangkatkan pada 25 Maret 2026.
"Dari dua belas terminal di berbagai kota, seperti Terminal Bulupitu di Purwokerto, Terminal Giwangan Yogyakarta, Terminal Tirtonandi Solo, sampai Terminal Bungurasih Surabaya dan Terminal Amplas Medan," ujarnya.
Keselamatan Jadi Prioritas
Soal keselamatan, pemerintah menjamin semua bus yang digunakan sudah melalui pemeriksaan ketat. "Kami pastikan bus-bus ini sudah lolos rampcheck," imbuh Aan. Inspeksi keselamatan ini penting untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi benar-benar prima. Harapannya, seluruh penumpang bisa tiba di tujuan dengan selamat dan nyaman.
(UDA)
Artikel Terkait
Gubernur DKI: 112 Juta Warga Gunakan Transportasi Umum di Triwulan I 2026
Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Indonesia Usai Dapat Tawaran
Kebakaran di Grogol Petamburan Tewaskan Satu Keluarga, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Karyawan Minimarket Bobol Brankas Rp52 Juta, Habiskan untuk Judi Online dalam 3 Jam