Oleh: Fityan
TVRINews - Jakarta
Semua Kategori Barang Impor Tumbuh, Tandai Perubahan Arah.
Ada angin segar di awal 2026. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, kinerja impor Indonesia berbalik arah dengan cukup dramatis. Berbeda dari kondisi lesu setahun silam, Januari tahun ini justru mencatat pertumbuhan positif di semua kategori penggunaan barang impor. Sebuah pembalikan tren yang cukup mencolok.
Total nilainya sendiri mencapai US$ 21,20 miliar. Angka itu berarti ada lompatan sebesar 18,21% jika dibandingkan dengan realisasi Januari 2025. Cukup signifikan, bukan?
Penguatan ini ditopang oleh dua sektor utama. Sektor non-migas menyumbang US$ 18,04 miliar, sementara migas berkontribusi US$ 3,17 miliar. Tapi yang menarik perhatian adalah pola pertumbuhannya.
Barang Modal Melonjak Tajam
Peningkatan paling curam justru terjadi pada impor barang modal. Kategori ini melesat 35,23%, dari US$ 3,32 miliar menjadi US$ 4,49 miliar. Kenaikan sebesar itu bukan main. Banyak ekonom yang melihatnya sebagai sinyal awal. Bisa jadi ini indikasi bahwa kapasitas produksi dan aktivitas investasi di dalam negeri mulai menggeliat lagi.
Artikel Terkait
Pemilik Lahan Ditahan sebagai Tersangka Kematian Gajah Sumatera di Tesso Nilo
Kapolri Perintahkan Densus 88 Tingkatkan Kewaspadaan Teror Jelang Mudik Lebaran
Polisi Buru Pria Palsukan Anggota Narkoba Polda Metro Jaya untuk Tipu dan Curi Motor di Kramat Jati
Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Sesaat Sebelum Sidang Skripsi, Motif Asmara