Babak kedua berjalan lebih terbuka. Serangan dari kedua sisi saling menyerang. Matthias Ginter sempat menjadi benteng kokoh Freiburg, dengan blok-blok penting yang menggagalkan peluang Bahoya dan Götze. Tapi pertahanan itu akhirnya jebol juga.
Pelakunya adalah Farès Chaïbi. Pemain pengganti ini baru saja masuk, tapi dampaknya langsung terasa. Dengan tenang, ia melepaskan tembakan rendah ke sudut kanan bawah gawang. Atubolu meraih, tapi bola sudah melesat terlalu cepat. Frankfurt unggul 1-0.
Keunggulan itu kemudian digandakan menjelang akhir laga. Menit ke-81, giliran Jean-Mattéo Bahoya yang beraksi. Menerima umpan lambung dari Chaïbi, pemain muda itu dengan percaya diri melepaskan lob yang indah. Bola melambung melewati kepala Atubolu yang keluar, lalu masuk ke gawang kosong. 2-0 untuk Frankfurt, dan itu jadi skor akhir.
Kebangkitan Frankfurt
Bagi Frankfurt, ini adalah kemenangan kedua mereka dalam 12 pertandingan terakhir di semua ajang. Sebuah secercah harapan setelah melalui periode yang cukup suram. Di sisi lain, bagi Freiburg, ini adalah kekalahan kedua dalam tiga laga terakhir mereka di Bundesliga.
Tiga poin ini jelas sangat berharga. Selain naik di klasemen, kemenangan ini seperti penyuntik semangat untuk skuat Frankfurt. Mereka butuh momentum positif, dan kemenangan atas Freiburg ini bisa jadi titik awal yang baik.
Artikel Terkait
Mudik NTB 2026: Diskon Tiket dan Tantangan Keselamatan di Jalur Darat-Laut
Manchester United Geser Aston Villa ke Posisi Tiga Usai Dramatis di Old Trafford
Mantan Wapres Try Sutrisno Wafat di RSPAD dalam Usia 90 Tahun
Anggota DPR Soroti Sistemik KDRT Usai Kasus Pembunuhan Istri di Kepulauan Riau