Prabowo Berniat Jadi Mediator, Iran Sambut Positif
Niat Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan dalam ketegangan Timur Tengah mendapat respons. Kali ini, dari Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta. Mereka menyambut baik rencana Indonesia untuk menjadi penengah dalam eskalasi antara AS-Israel dan Iran.
Sebelumnya, sikap Indonesia sudah jelas. Melalui Kementerian Luar Negeri, pemerintah menyatakan keprihatinan mendalam. Intinya, mereka menyesalkan sekali gagalnya perundingan antara Washington dan Tehran. Kegagalan itu, menurut Kemlu, berimbas langsung pada memanasnya situasi militer di kawasan itu.
"Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah,"
Artikel Terkait
Jadwal Salat dan Imsak untuk Denpasar, 2 Maret 2026
Israel Konfirmasi Serangan Rudal Iran, Ledakan Guncang Yerusalem
Frankfurt Tundukkan Freiburg 2-0, Naik ke Posisi Ketujuh Bundesliga
Trump Klaim Serangan Gabungan AS-Israel ke Iran Akan Rampung dalam Empat Pekan