JAKARTA - Bagi Suhendra Asido Hutabarat, Ketua DPC Peradi Jakarta Barat, memberikan bantuan hukum cuma-cuma atau probono bukan sekadar kewajiban. Itu adalah panggilan jiwa. Dan ia yakin, Tuhan punya cara tersendiri untuk memberkati advokat yang melakukannya dengan tulus.
"Saya percaya, orang yang mau menangani perkara probono dengan tulus dan ikhlas itu pasti diberkati," tegas Asido.
Pernyataan itu disampaikannya dalam acara Pembekalan Paralegal dan Buka Puasa Bersama PBH Peradi Jakbar, di Jakarta. Bagi pria yang juga menjabat Ketua PBH DPN Peradi ini, membantu sesama lewat jalur hukum adalah sebuah passion. Menurutnya, jalan hidup akan dimudahkan bagi siapapun yang mau berbagi, tak terkecuali para advokat.
Dalam berbagai forum, Asido tak bosan mengajak rekan-rekannya untuk lebih aktif menangani perkara probono. Ia bahkan sepakat dengan pernyataan Ketua PBH Peradi Makassar, Abdul Gaffur Idris, yang menyebut probono sebagai bentuk 'berbisnis' dengan Tuhan.
"Dia sampaikan dalam closing statementnya, jika kita ingin berbisnis dengan Tuhan, lakukanlah perkara probono. Itu dalam banget," ujar Asido, mengulang perkataan Idris.
Acara tersebut juga menjadi momen untuk memperkenalkan peran paralegal di tubuh PBH Peradi Jakbar. Mereka adalah para calon advokat, termasuk lulusan PKPA, yang bertugas membantu pekerjaan advokat.
"Paralegal itu jelas adalah membantu tugas daripada advokat ya," jelas Asido.
Artikel Terkait
Drama Kolosal Pursuit of Jade Tayang Perdana 6 Maret 2026
AS Hancurkan Markas Besar Garda Revolusi Iran, Tepercik Serangan Balasan
Arsenal Kokoh di Puncak Usai Kalahkan Chelsea 2-1
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026 Pukul 04.33, Subuh 04.43