Jakarta. Ramadan tiba lagi. Bulan suci ini, seperti biasa, tak hanya mengubah ritme ibadah umat Muslim, tapi juga pola kerja di banyak tempat. Ya, di berbagai belasan negara, jam kantor pun ikut menyesuaikan.
Menariknya, penyesuaian ini tak cuma terjadi di negara dengan mayoritas Muslim. Di tempat-tempat dengan populasi Muslim yang signifikan, kebijakan serupa juga diterapkan. Intinya, memberi ruang lebih luas untuk ibadah dan menjaga kondisi fisik selama berpuasa. Bahkan, di beberapa tempat, jam kerja dipangkas cukup drastis, cuma lima sampai enam jam sehari.
Sepuluh Negara dengan Jam Kerja yang Dipersingkat
Nah, berikut ini beberapa negara yang secara nyata memangkas jam kerja selama Ramadan. Pola dan aturannya beragam, tapi tujuannya kurang lebih sama.
Uni Emirat Arab
Di sini, aturannya jelas dan tertulis. Baik di kantor pemerintah maupun perusahaan swasta, jam kerja harian dipotong dua jam. Yang menarik, kebijakan ini berlaku untuk semua pekerja, terlepas dari agamanya. Sebuah bentuk penghormatan yang inklusif terhadap suasana bulan suci.
Qatar
Pegawai negeri di Qatar merasakan langsung kebijakan ini. Jam kerja mereka dipadatkan menjadi enam jam per hari selama Ramadan. Tujuannya sederhana: menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dengan kebutuhan ibadah dan waktu untuk keluarga di rumah.
Arab Saudi
Sebagai pusat dunia Islam, Arab Saudi konsisten menerapkan pemendekan jam kerja. Khususnya di sektor publik, para pekerja Muslim biasanya hanya berkutat di kantor selama enam jam sehari. Dengan begitu, fokus kepada ibadah bisa lebih maksimal.
Bahrain
Praktik serupa ada di Bahrain. Pekerja Muslim di sini dibatasi bekerja maksimal enam jam per hari, atau total 36 jam dalam seminggu selama bulan puasa. Ini sudah jadi hal yang biasa dan mendarah daging di kawasan Teluk.
Oman
Oman tak jauh berbeda. Pembatasan jam kerja, dengan batas maksimal enam jam per hari, juga diberlakukan bagi para pekerja Muslim yang sedang menjalankan puasa.
Artikel Terkait
Iran Klaim Serang 27 Pangkalan AS dan Sasaran Israel di Tengah Eskalasi
Presiden Iran Sumpah Balas Dendam Usai Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel
Iran Serang Dubai, Bandara Tersibuk Dunia Alami Kerusakan
Persik Kediri Sambut Kembalinya Imanol Garcia Saat Hadapi Persis Solo