Pembicaraan mereka berdua cukup intens, terutama menyangkut isu perdamaian di Timur Tengah. Palestina menjadi fokus utama diskusi yang berlangsung di tengah suasana Ramadan itu.
Terakhir, Abu Dhabi menjadi titik akhir rangkaian kunjungan. Presiden UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), menerima Prabowo untuk membahas penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Kehadiran Presiden juga disambut meriah oleh diaspora dan mahasiswa Indonesia yang berada di sana.
Selama perjalanan yang melelahkan ini, Prabowo tidak sendirian. Ia didampingi sejumlah pejabat kabinet inti. Di antaranya ada Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan SDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan juga turut dalam rombongan.
Dengan demikian, rangkaian diplomasi maraton ini pun resmi berakhir. Kini, pekerjaan di dalam negeri menunggu.
Artikel Terkait
Iran Klaim Serang 27 Pangkalan AS dan Sasaran Israel di Tengah Eskalasi
Presiden Iran Sumpah Balas Dendam Usai Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel
Ramadan Ubah Jam Kerja di Belasan Negara, Termasuk yang Non-Muslim Mayoritas
Iran Serang Dubai, Bandara Tersibuk Dunia Alami Kerusakan