OPEC+ Gelar Pertemuan Darurat untuk Antisipasi Lonjakan Harga Minyak Usai Serangan Israel ke Iran

- Minggu, 01 Maret 2026 | 08:15 WIB
OPEC+ Gelar Pertemuan Darurat untuk Antisipasi Lonjakan Harga Minyak Usai Serangan Israel ke Iran

Ledakan mengguncang Teheran pagi tadi. Menurut laporan Reuters, serangkaian serangan yang diklaim sebagai aksi militer pendahuluan Israel telah mengubah peta ketegangan di Timur Tengah dalam sekejap. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dengan tegas menyebut operasi ini sebagai langkah yang tak terelakkan.

"Ini adalah operasi yang diperlukan untuk membongkar infrastruktur nuklir dan rudal Iran," ujarnya.

Jendela diplomasi yang sempat terbuka di bulan Februari, tampaknya, sudah hancur berantakan. Sekarang, semua mata tertuju pada ancaman pembalasan Iran. Ancaman itu bukan lagi isapan jempol Teheran sudah sering kali menyebut akan menargetkan pangkalan AS atau fasilitas energi milik negara-negara tetangga di Teluk. Risiko perang regional yang lebih luas tiba-tiba terasa sangat nyata, dan itu mengancam jalur transit minyak paling vital di dunia.

Di tengah kepanikan ini, para raksasa minyak dunia bergerak. Delegasi OPEC mengkonfirmasi akan menggelar pertemuan darurat hari Minggu ini. Agendanya? Mereka akan mempertimbangkan peningkatan pasokan Minyak Brent Berjangka yang jauh lebih besar dari rencana semula. Sebelum berita serangan ini beredar, aliansi yang dipimpin Saudi itu hanya akan menaikkan produksi secara moderat mulai April. Tapi situasi sudah berubah total.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar