Kabupaten Bogor ramai-ramai dipantau aparat. Patroli gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah digelar menyusuri sejumlah titik, terutama untuk menjaga suasana Ramadan agar tetap kondusif dan aman.
Terminal Cibinong jadi salah satu lokasi yang disasar. Di sana, bukan cuma sekadar patroli biasa. Aparat ternyata menggerebek sebuah warung yang kedapatan masih nekat menjual minuman keras.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengonfirmasi temuan itu.
"Kami menemukan ada sebuah tempat yang masih menjual minuman keras. Tadi juga kita mengamankan beberapa orang yang masih mengonsumsi minuman keras," ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Menurut Wikha, miras ini bukan perkara sepele. Ia bisa jadi pemicu masalah yang lebih serius, mulai dari tindak kriminal sampai keributan di jalan raya.
"Bayangkan saja, orang habis minum lalu naik motor. Kondisinya kan tidak sepenuhnya sadar. Kalau sedikit bersenggolan dengan pengendara lain, gesekan kecil bisa langsung meledak jadi perkelahian," jelasnya.
Beberapa kejadian ricuh belakangan ini, kata dia, seringkali berawal dari situ. Makanya, razia peredaran miras akan terus diintensifkan untuk meminimalisir potensi keributan.
Dia juga menyelipkan imbauan untuk warga.
"Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mengisi kegiatan Ramadan dengan kegiatan-kegiatan yang positif, kegiatan-kegiatan yang baik sehingga tidak ada lagi kejadian-kejadian yang terutama gesekan-gesekan dengan masyarakat," imbuhnya.
Hasil razia kali ini cukup signifikan: 124 botol miras berhasil diamankan. Wikha menegaskan komitmennya. Penertiban terhadap penjual miras yang bandel, terlebih di bulan puasa, akan terus dilakukan tanpa kompromi.
"Kita berkomitmen untuk menjaga keamanan, menjaga kenyamanan bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Jadi kami tegaskan kami akan menindak tegas bagi tempat-tempat yang masih menjual minuman keras karena kami menjaga agar tidak ada gesekan yang terjadi di masyarakat," pungkas Kapolres.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U-17 Tumbang dari Malaysia, Jalan ke Semifinal AFF Terancam
Israel dan Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Hezbollah Siap Hormati dengan Syarat
KSAD Laporkan Penyelesaian 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah ke Presiden Prabowo
Jaksel Gelar Operasi Kurangi Populasi Ikan Sapu-sapu di Situ Babakan