Seorang masinis berusia 53 tahun, Slamet Arifianto, meninggal dunia setelah diserang kawanan tawon vespa. Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Mujur Lor, Kroya, Cilacap, saat korban sedang membersihkan tandon air di atap rumahnya.
Menurut Kepala Desa Mujur Lor, Sadimun, kejadiannya berlangsung Kamis siang lalu, sekitar pukul setengah sebelas. Slamet naik ke atas rumah untuk membetulkan toren airnya. Rupanya, tanpa diduga, di sana bersarang tawon-tawon ganas itu.
"Korban mau betulin isi air, toren di atas rumah. Ternyata di situ ada sarang tawon vespa yang tidak diketahui. Tahu-tahu langsung digerumut,"
kata Sadimun saat diwawancarai Jumat (27/2).
Serangannya berlangsung lama. Sadimun menuturkan, korban sampai mengeram kesakitan dan berusaha melindungi kepala dengan pakaian yang dipegangnya. Namun, upaya itu tak banyak membantu.
Artikel Terkait
Tim SAR Evakuasi 109 Warga Terdampak Banjir Bandar Lampung
Wamen Dalam Negeri Tekankan Sinergi Pusat-Daerah untuk Dongkrak Ekonomi Lampung
Gunung Dukono Erupsi, Abu Vulkanis Membubung 700 Meter
Polisi Perbaiki Rumah Lansia Korban Puting Beliung di Ogan Ilir