Malam itu, Selasa 14 April 2026, Bandar Lampung diguyur hujan lebat tak henti sejak sore. Genangan air dengan cepat berubah menjadi banjir yang menggenangi sejumlah permukiman. Dalam situasi genting itu, tim SAR gabungan bergerak cepat. Hasilnya, 109 warga yang terdampak berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Operasi penyelamatan itu, meski berjalan lancar, ternyata tidak mudah. Banyak kendala dihadapi tim di lapangan.
"Banyaknya titik banjir membuat waktu tempuh tim menjadi lebih lama. Selain itu, akses menuju lokasi juga cukup sulit karena beberapa ruas jalan tertutup genangan air,"
kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah, menjelaskan situasi yang dihadapi.
Laporan pertama datang sekitar pukul sembilan lewat seperempat malam. Sumbernya dari Ketua Forum Rescue Relawan Lampung, Aris, yang melaporkan kondisi darurat di Jalan Abimanyu, Kelurahan Jagabaya I. Kawasan itu disebut-sebut sebagai salah satu yang terparah, butuh evakuasi segera. Tak lama berselang, tepatnya pukul 21.30 WIB, tim rescue sudah bergerak.
Artikel Terkait
Anggota Komisi II DPR Kebingungan, Rapat Bahas Revisi UU Pemilu Dibatalkan Mendadak
Korlantas Polri Tegaskan Pemutihan Pajak Kendaraan Gratis 2026 Adalah Hoaks
Anggota DPR Soroti Klaim Menkes Soal Layanan Peserta BPJS Nonaktif
MAKI Tagih Janji KPK: Penahanan Dua Anggota DPR Terkait Korupsi Dana CSR BI-OJK Harus Segera Direalisasikan