Kabupaten Puncak, Papua Tengah, kembali berduka. Rabu pagi (15/4/2026) yang seharusnya tenang itu, tiba-tiba pecah oleh suara tembakan. Tiga warga sipil, seorang perempuan dan dua anak-anak, menjadi korban penembakan di Distrik Sinak. Kelompok yang diduga OPM atau KKB kembali menebar teror.
Laporan pertama datang dari Dianus Enumbi, Kepala Suku Kampung Tirineri, sekitar pukul 08.00 WIT. Ia menyampaikan kabar buruk itu: tiga warga Sinak terluka dan sedang berlindung di sebuah honai laki-laki milik Gerson Telenggeng. Situasinya mendesak.
Merespons laporan dan jeritan masyarakat yang meminta pertolongan, gabungan Satgas TNI dan Kodim 1714/Puncak Jaya langsung bergerak. Mereka bekerja sama dengan relawan PMI Kabupaten Puncak Jaya. Misi mereka satu: mengevakuasi korban secepatnya ke RS Mulia untuk mendapat perawatan.
Artikel Terkait
Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
Mahfud MD Kritik Inflasi Pengamat Pro dan Kontra Pemerintah
Wakil Bupati Bone Resmikan Studio Podcast dan Luncurkan Buku di SMA Negeri 8
Mahfud MD Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Tuntut Pertanggungjawaban Atas Masalah