Nah, poin terakhir itulah yang paling krusial. Dave mendesak pemerintah, lewat Kementerian Luar Negeri, untuk segera bergerak. Pemantauan perkembangan di lapangan harus intensif, koordinasi dengan perwakilan RI di kawasan juga wajib diperkuat. Yang tak kalah penting: menyiapkan skenario evakuasi jika keadaan memburuk.
Di sisi lain, Dave juga menyoroti pentingnya peran diplomasi. Prinsip politik luar negeri bebas aktif harus jadi pedoman. Ia berharap pemerintah bisa mengambil posisi konstruktif untuk mendorong perdamaian.
Pesan yang jelas. Di tengah gejolak yang memanas, keselamatan warga negara adalah prioritas utama. Sementara di panggung global, Indonesia diharapkan bisa kembali mengingatkan dunia: jalan damai, meski berliku, tetaplah satu-satunya jalan keluar yang berperikemanusiaan.
Artikel Terkait
Parma dan Cagliari Bermain Imbang 1-1 di Giornata ke-27 Serie A
Proyek Krematorium Kalideres Dihentikan Sementara Usai Protes Warga
Iran Laporkan Kemajuan Baik dalam Pembicaraan Nuklir dengan AS di Jenewa
Kejagung Ajukan Banding atas Vonis Korupsi Minyak Rugikan Negara Rp9,4 Triliun