Soal Amdal, targetnya ingin diselesaikan sebelum Lebaran. Tujuannya agar proses lelang pada pertengahan tahun sekitar Juni atau Juli bisa langsung jalan tanpa kendala. Ribka menjelaskan, proses penilaian Amdal ini melibatkan Tim Penilai dan DLH Provinsi Papua selaku provinsi induk. Jadi, koordinasinya harus benar-benar solid.
Lalu, bagaimana dengan hunian ASN? Ribka meminta Kementerian PKP segera memasukkan data rumah susun ke dalam aplikasi SIBARU. Saat ini, program pembangunannya masih menunggu penyusunan Inpres di Kementerian Sekretariat Negara. Semuanya masih di tahap awal, tapi waktu terus berjalan.
"Pencapaian target operasional KPP pada tahun 2028 membutuhkan kerja bersama, koordinasi yang kuat, dan kedisiplinan dalam memenuhi setiap tahapan," pungkas Ribka menutup rapat.
"Kita harus memastikan seluruh proses berjalan tepat waktu."
Sebagai langkah konkrit berikutnya, rencananya akan ada rapat lanjutan. Tujuannya untuk memastikan semua tahap perencanaan dan persiapan menuju pembangunan fisik benar-benar siap. Rapat hari ini sendiri dihadiri oleh perwakilan Pemprov Papua Pegunungan, Kementerian PKP, Kementerian PU, DLH Papua, Tim Penilai Amdal, serta Ditjen Bangda Kemendagri. Semua pihak yang terkait, intinya.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Gratiskan Transportasi Umum Saat Idul Fitri
Gubernur DKI Targetkan Transaksi Ramadan-Lebaran 2026 Tembus Rp 15 Triliun Lewat Jakarta Festive Wonder
Pelajar SMP Tewas Usai Perang Sarung di Grobogan, Enam Remaja Diamankan
Aktivis Laporkan Praktik Tak Manusiawi di Ribuan Panti Disabilitas Mental ke Kemensos